PAMSIMAS Alirkan Air Bersih ke Ribuan Warga di Gunungkidul

Tiga titik PAMSIMAS selesai dibangun dan diresmikan oleh Bupati Gunungkidul, Sunaryanta pada awal September 2024 ini.

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. Diskominfo Gunungkidul
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, saat meresmikan PAMSIMAS awal September 2024 ini. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul kembali mengoptimasi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi warganya.

Diketahui, tiga titik PAMSIMAS selesai dibangun dan diresmikan oleh Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, pada awal September 2024 ini.

Ketiga titik PAMSIMAS itu berlokasi di  Tegal Rejo, Sampang Gedangsari, dan Salam Patuk Gunungkidul.

Lurah Sampang, Suharman, menyampaikan bahwa pembangunan PAMSIMAS di kalurahannya menghabiskan total dana Rp476 juta, yang digunakan untuk melayani tiga padukuhan. Sebanyak 1.122 KK kini dapat memanfaatkan air bersih di enam padukuhan.

"Harapan kami, ke depan dua padukuhan yang masih belum terlayani air bersih juga bisa mendapatkan akses," ujar Suharman.

Lurah Tegalrejo, Sarjono, mengungkapkan bahwa program PAMSIMAS yang dilaksanakan di Padukuhan Tanjung RT 05, Kalurahan Tegalrejo, telah berjalan sejak Juli dan rampung pada Oktober.

"Ini kali kedua Kalurahan Tegalrejo mendapatkan program PAMSIMAS. Tahun ini, satu titik murni berhasil dikerjakan dengan total biaya sebesar Rp512 juta. Biaya tersebut meliputi uji laboratorium material sebesar Rp400 juta, APBKal pengadaan sambungan rumah (SR) sebesar Rp25 juta, serta partisipasi masyarakat sebesar Rp87 juta," jelasnya.

Dengan terserapnya mata air dari dua titik di Padukuhan Tanjung, sebanyak 160 SR atau Kepala Keluarga (KK) dari 4 RT kini telah terhubung.

"Dulu, setiap musim kemarau, kami kesulitan mendapatkan air bersih, tetapi sekarang semua sudah tercukupi. Dari total 2.637 KK di Tegalrejo, baru setengah yang terakses air bersih, sehingga perlu segera ada intervensi lebih lanjut," tambah Sarjono.

Baca juga: Korban Dugaan Keracunan Massal di Gunungkidul Bertambah Dua Orang, Ini Kata Dinkes

Di Kalurahan Salam, Lurah Asmuni mengungkapkan bahwa PAMSIMAS di daerahnya telah membantu 365 jiwa, terutama saat musim kemarau.

"Warga sangat terbantu dengan adanya program ini," tuturnya.

Ketua Pokja Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Gunungkidul, Fajar Nugroho, menjelaskan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk mencapai akses air bersih yang 100 persen di Gunungkidul.

"Capaian air minum layak saat ini mencapai 90,59 persen, namun perpipaan aman baru 25,1 persen. Perlunya peningkatan pengelolaan air minum berbasis masyarakat, khususnya melalui PAMSIMAS," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa dari tahun 2016 hingga 2024, investasi sebesar Rp14 miliar telah disalurkan untuk 82 kalurahan di Gunungkidul. Pada tahun 2024, sasaran PAMSIMAS mencakup 6 kalurahan dengan penambahan 994 SR.

Perwakilan BPPW DIY, Indra Karta Sasmita, mengapresiasi pelaksanaan PAMSIMAS di Gunungkidul yang dianggap tercepat dan dengan hasil memuaskan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved