Okupansi Hotel di DIY Selama Libur Maulid Nabi Rata-rata Capai 85 Persen
- Okupansi hotel di DIY pada libur panjang akhir pekan Maulid Nabi melebihi target Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia DIY
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Hari Susmayanti
Sebelumnya, Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY, Bobby Ardyanto Setyo Ajie menyebut libur panjang akhir pekan Maulid Nabi berhasil mendongkrak wisatawan ke DIY.
Menurut dia, bulan September biasanya merupakan low season.
Namun karena libur panjang akhir pekan, kunjungan wisatawan ke DIY meningkat.
Dibandingkan hari biasa, libur panjang akhir pekan ini dapat mendongkrak sekitar 50 persen kunjungan wisatawan.
“Lonjakan (wisatawan) di ring 1 dan ring 2 lumayan. September yang seharusnya low season ini pergerakannya cukup positif, sehingga dapat mendongkrak long weekend,” katanya.
“Mayoritas masih masuk ring 1 dan 2, tetapi ada limpahan ke ring 3, meskipun nggak sampai full ke ring 3,” imbuhnya. (maw)
Baca Juga
| Harga Tiket Pesawat Naik, PHRI Kulon Progo Khawatirkan Dampaknya Pada Okupansi |
|
|---|
| Okupansi Hotel di Jogja selama Long Weekend Paskah Tak Sesuai Harapan |
|
|---|
| Anomali Libur Lebaran 2026 di DIY: Kunjungan Wisatawan Tembus 1,9 Juta, Okupansi Hotel Justru Turun |
|
|---|
| Hotel di DIY Merugi, PHRI: Promosi '8,2 Juta Turis' Malah Jadi Bumerang |
|
|---|
| Okupansi Hotel Bantul pada Libur Lebaran 2026 Anjlok, Anggota PHRI Menjerit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ketua-PHRI-DIY-Deddy-Pranowo-Eryono-1682024.jpg)