7 Fraksi Bercokol di DPRD Kota Yogyakarta 2024-2029, Ini Daftarnya

Jumlah fraksi di DPRD Kota Yogyakarta untuk 2024-2029 dipastikan bertambah dan lebih banyak dibandingkan periode sebelumnya.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jumlah fraksi di DPRD Kota Yogyakarta untuk 2024-2029 dipastikan bertambah dan lebih banyak dibandingkan periode sebelumnya.

Sebagai informasi, pada periode 2019-2024 silam, DPRD Kota Yogyakarta hanya mempunyai enam fraksi partai politik ataupun gabungan partai politik.

Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Yogyakarta, Sibarbiyat Nujanat, mengungkapkan, rapat paripurna pembentukan fraksi sudah digelar Kamis (29/8/2024) malam.

Dalam rapur tersebut, ditetapkan tujuh fraksi yang bakal bercokol di DPRD Kota Yogya 2024-2029, meliputi Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Gerindra, Fraksi PKS, Fraksi Golkar, Fraksi PAN, Fraksi PPP dan Fraksi NasDem.

"Pembentukan Fraksi di DPRD Kota Yogya sudah ditetapkan di rapat paripurna. Minimal satu fraksi empat anggota, seusai dengan jumlah komisi," tandasnya, Rabu (4/9/2024).

Dengan syarat minimal tersebut, PKB yang hanya mengantongi dua kursi DPRD Kota Yogyakarta, harus bergabung dengan partai lain untuk membentuk fraksi.

Partai berlambang bola dunia dengan sembilan bintang tersebut, memutuskan bergabung dalam satu fraksi bareng NasDem yang punya empat kursi.

Baca juga: Setelah 20 Tahun, PKB Akhirnya Dapat Kursi di DPRD Kota Yogyakarta 2024-2029

Lebih lanjut, Sinar mengatakan, selepas fraksi-fraksi terbentuk, dalam waktu dekat bakal direalisasikan alat kelengkapan (alkap) dewan, mulai dari struktural komisi, hingga badan.

Namun, politikus Gerindra itu belum membeberkan jadwal terkait rapur pembentukan alkap, karena masih terkendala proses administrasi di beberapa parpol.

"Alkap masih belum, kami masih menunggu SK (Surat Keputusan) pimpinan definitif dari PDIP dan PKS," terang Sinar. 

Sebelumnya, Ketua Sementara DPRD Kota Yogyakarta, Wisnu Sabdono Putro, menegaskan, bahwa kontestasi Pilkada 2024 tidak akan mempengaruhi proses pembentukan alkap.

Menurutnya, seluruh anggota dewan terpilih sudah menemui kata sepakat untuk mengedepankan dan mengawal kepentingan masyarakat.

"Kami sepakat Pilkada tidak mempengaruhi alkap. Kami ingin menjaga marwah DPRD, untuk bersama-sama dengan rakyat, mengkritisi siapapun Walikotanya nanti," ucapnya. (*)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved