Rangkuman Pengetahuan Umum

Rangkuman Materi PAIBP Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Belajar Bab 4: Hidup Lapang Dengan Berbagi

Berikut dibawah ini merupakan materi Pendidikan Agama Islam Kelas 5 Kurikulum Merdeka Bab 4 Hidup Lapang Dengan Berbagi :

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti : Hidup Lapang Dengan Berbagi
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Bab IV Kelas V 

Infak (bahasa Arab: انفاق) adalah kewajiban mengeluarkan harta atas perintah Allah. Secara bahasa, infak berarti berlalu dan menghabiskan.

Di dalam Al-Qur'an, kata infaq disebutkan sebanyak 73 kali.

Motivasi bagi muslim untuk berinfak adalah Surah Al-Baqarah ayat 261.

Pahala berinfak adalah 700 kali lipat dalam perumpamaan benih yang tumbuh menjadi bulir yang berbiji.

Sedekah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sedekah adalah pemberian sesuatu kepada fakir miskin atau yang berhak menerimanya, di luar kewajiban zakat dan zakat fitrah sesuai dengan kemampuan pemberi.

 Keutamaan sedekah bukan hanya tentang pahala, tetapi juga meraih kebahagiaan untuk menjadi manusia yang bermanfaat.

Mengacu dari tafsir Kementerian Agama Palembang, kata shodaqoh secara etimologi berasal dari bahasa Arab ash-shadaqah yang artinya “pemberian sunah”.

Lalu, kata shadaqah secara terminologi adalah memberikan sesuatu tanpa mengharapkan balasan dari manusia karena Allah SWT yang akan membalas berupa pahala.

Manfaat sedekah antara lain adalah mengajarkan kita untuk tidak kikir dan bakhir. Bagi kita, bersedekah dapat mencegah untuk tidak sombong dan angkuh; mengajarkan untuk tidak menumpuk harta, menumbuhkan rela berkorban dan membangkitkan rasa empati terhadap sesama manusia. Bahkan, bersedekah dapat menolak bala dan bencana.

4.       Hadiah

ilustrasi kalimat balasan menolak hadiah dari orang lain
ilustrasi kalimat balasan menolak hadiah dari orang lain (pixabay)

Hadiah atau disebut juga hibah atau kado adalah pemberian uang, barang, ataupun jasa yang dilakukan tanpa ada kompensasi balik seperti yang terjadi dalam perdagangan, walaupun dimungkinkan pemberi hadiah mengharapkan adanya imbal balik, ataupun dalam bentuk nama baik (wibawa) atau kekuasaan. 

Dalam hubungan manusia, tindakan pertukaran hadiah berperan dalam meningkatkan kedekatan sosial.

Istilah hadiah dapat juga dikembangkan untuk menjelaskan apa saja yang membuat orang lain merasa lebih bahagia atau berkurang kesedihannya, terutama sebagai kebaikan, termasuk memaafkan (walaupun orang lain yang diberi tidak baik). 

Pemberian hadiah dianjurkan di dalam Al-Qur'an pada Surah Al-Baqarah ayat 177 dan Surah An-Nisa' ayat 4.

Praktiknya sudah dicontohkan oleh Muhammad sebagai nabi dalam Islam.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved