Kisah Inspiratif
Pengabdian Tanpa Batas, Sunartono Raih Penghargaan Nakes Teladan 2024
Sunartono meraih penghargaan sebagai Tenaga Kesehatan Teladan Nasional kategori pengabdian tanpa batas tahun 2024 dari Kementerian Kesehatan RI.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Prestasi membanggakan diraih DR. dr. H. Sunartono M.Kes. Ketua PMI Kabupaten Sleman 3 periode itu, meraih penghargaan sebagai Tenaga Kesehatan Teladan Nasional kategori pengabdian tanpa batas tahun 2024 dari Kementerian Kesehatan RI.
Ia mendapat penghargaan tingkat nasional karena jasa dan inovasinya yang bermanfaat bagi masyarakat, di antaranya layanan darah Sleman gratis atau 'Lada Manis'.
"Lada manis ini manfaatnya besar karena mereka (yang membutuhkan darah) gak kesulitan darah lagi dan tidak perlu membayar. Nah ini yang menjadikan kami di Dinas Kesehatan bersama tim merumuskan untuk mengajukan nama Pak Sunartono," kata Kepala Dinas Kesehatan Sleman , dr. Cahya Purnama, Rabu (21/8/2024).
Cahya menjelaskan, penghargaan Nakes teladan tahun ini diusulkan dari Dinas Kesehatan Kabupaten/ kota maupun rumah sakit dengan beberapa kriteria.
Satu di antaranya, kategori pengabdian tanpa batas.
Untuk kategori ini, Dinkes Sleman mengusulkan Sunartono.
Pertimbangannya karena, Pria lulusan Kedokteran Undip Semarang itu selalu berinovasi untuk mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
Bukan hanya sekedar melayani tetapi menghadirkan standar kualitas pelayanan yang bermutu.
Pelayanan bermutu itu, satu di antaranya inovasi Lada Manis yang menfaatnya tiap tahun mampu dirasakan ribuan warga.
"Alhamdulillah, setelah kami usulkan, Pak Sunartono berhasil lolos dan mendapatkan penghargaan nakes teladan tingkat nasional kategori pengabdian tanpa batas," ujar Cahya.
Penyerahan pengharagaan ini diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD di Hotel Swissotel PIK, Jakarta, pada 16 Agustus 2024.
Kiprah Sunartono di Pemerintahan Kabupaten Sleman, ketika menjadi Kepala Dinas Kesehatan, Sekda maupun Ketua PMI Sleman 3 periode dianggap telah menjadi agent of change yang mampu menginspirasi Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan lainnya untuk memberikan kontribusi pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Usia sudah tidak muda lagi, namun masih tetap berkarya demi kebaikan masyarakat Kabupaten Sleman.
Sunartono mengaku dalam bekerja selalu mengedepankan motivasi menanam, bukan mengunduh.
Hal itu juga yang selalu ditekankan kepada juniornya, termasuk saat meluncurkan inovasi lada manis.
Saat itu, dirinya hanya memikirkan bagaimana menghadirkan pelayanan darah yang mudah dan bermutu, yang dapat dinikmati banyak masyarakat.
| Kabar Lea Bocah SD di Kulon Progo Asuh Adik Saat Ibu Jalani Kemoterapi |
|
|---|
| Kisah Bripda Khoirudin Mustakim Harumkan Nama Klaten di SEA Games 2025 |
|
|---|
| Dias Rizki Anak Penjual Sate Asal Cilacap Jadi Wisudawan Terbaik Untidar Magelang |
|
|---|
| Kisah Muhammad Suryo Alumni UPN Yogyakarta Jadi Bos Rokok HS hingga Tambang |
|
|---|
| Tiga Dekade, Tujuh Presiden: Kisah Honorer Magelang Akhirnya Diangkat ASN PPPK |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pengabdian-Tahap-Batas-Sunartono-Raih-Penghargaan-Nakes-Teladan-2024.jpg)