Soal Kabar Presiden Jokowi Minta Bertemu, Sri Sultan HB X: Nggak Dihubungi
Sri Sultan HB X menepis kabar bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), bahkan mengatur pertemuan
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X menepis kabar bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), bahkan mengatur pertemuan pada Kamis (22/8/2024) malam, sebagaimana santer diisukan di media sosial.
"Nggak ngerti aku, saya nggak dihubungi kok. Ya kita tunggu saja," kata Sri Sultan HB X singkat, saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Jumat (23/8/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Sri Sultan HB X juga angkat bicara menanggapi aksi Jogja Memanggil, unjuk rasa mengawal putusan MK terkait revisi Undang-Undang Pilkada yang berlangsung kondusif di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Kamis (22/8/2024) kemarin.
Sekadar informasi, aksi damai ini berlangsung dengan tertib dan kondusif.
Dimulai dari parkir Abu Bakar Ali (ABA), massa aksi melakukan long march menuju kantor DPRD DIY.
Selanjutnya, mereka melanjutkan orasi di depan Istana Gedung Agung dan mengakhiri aksi di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta.
Dalam orasinya, para peserta aksi menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan agar putusan MK dapat dilaksanakan dengan baik. Mereka juga menolak segala bentuk upaya yang dapat menghambat pelaksanaan demokrasi di Indonesia.
Baca juga: Sri Sultan HB X Enggan Tanggapi Pernyataan Bahlil Lahadalia soal Raja Jawa
Menanggapi aksi damai tersebut, Sri Sultan HB X memberikan apresiasinya terhadap pelaksanaan demokrasi yang berjalan dengan baik.
"Demokrasi itu kan dimungkinkan, asal itu tidak merusak dan sebagainya kan tidak ada pelanggaran hukum ya tidak masalah wong itu namanya aspirasi kok. Tidak ada yang ngerusak to? Ya ndak apa-apa. Prinsipnya demonstrasi dimungkinkan asal memberitahu polisi dan sebagainya," ujar Sri Sultan HB Xditemui di Kompleks Kepatihan, Jumat (23/8/2024).
Pernyataan Sri Sultan HB X tersebut menunjukkan dukungannya terhadap hak warga negara untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi.
Sultan juga menekankan pentingnya pelaksanaan demonstrasi yang damai dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Aksi unjuk rasa damai yang dilakukan oleh ribuan warga Yogyakarta ini menjadi sorotan publik.
Aksi ini menunjukkan bahwa masyarakat Yogyakarta sangat peduli terhadap proses demokrasi dan penegakan hukum di Indonesia.
Selain itu, aksi ini juga menjadi bukti bahwa masyarakat Indonesia mampu menyampaikan aspirasi dengan cara yang damai dan tertib. (*)
Mapolda DIY Dibersihkan Usai Kericuhan, Sri Sultan HB X Pastikan Situasi Kondusif |
![]() |
---|
Kebijakan Harus Peka, Sri Sultan HB X Tekankan Pentingnya Empan Papan |
![]() |
---|
Sri Sultan HB X: Pejabat Harus Peka, Jangan Timbulkan Kecemburuan Sosial |
![]() |
---|
Sultan HB X Sampaikan Duka Cita untuk Affan Kurniawan, Prihatin Perubahan Demokrasi Memakan Korban |
![]() |
---|
Pesan Sri Sultan Hamengku Buwono X saat Temui Massa Aksi di Mapolda DIY |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.