Berita Internasional

Timur Tengah Memanas Perang Iran vs Israel, Putin Kirim Pesan Ini ke Iran

Presiden Rusia Vladimir Putin mengirimkan pesan untuk Presiden Iran soal perang melawan Israel atas balas dendam terbunuhnya Ismail Haniyeh.

Penulis: Alifia Nuralita Rezqiana | Editor: Iwan Al Khasni
Dmitry AZAROV / SPUTNIK / AFP
Timur Tengah Memanas Perang Iran vs Israel, Putin Kirim Pesan Ini ke Iran 

TRIBUNJOGJA.COM - Timur Tengah memanas. Hal ini dipicu peristiwa pembunuhan  Ismail Haniyeh, pemimpin Hamas, Rabu (31/7/2024) di Tehran, Iran.

Ismail Haniyeh dibunuh saat menghadiri pelantikan presiden baru Iran.

Pihak Iran berjanji hendak membalas kematian Ismail Haniyeh yang terbunuh di Teheran.

Diwartakan Reuters pada Selasa (6/8/2024), Presiden Rusia Vladimir Putin telah meminta Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei untuk tidak menyerang warga sipil Israel.

Presiden Vladimir Putin
Presiden Vladimir Putin (Dmitry AZAROV / SPUTNIK / AFP)

Menurut dua sumber senior Iran, pesan tersebut disampaikan Putin kepada Khamenei pada Senin (5/8/2024) oleh Sergei Shoigu, Sekretaris Dewan Keamanan Federasi Rusia, dalam pertemuan dengan pejabat tinggi Iran saat Iran tengah mempertimbangkan responsnya terhadap pembunuhan Ismail Haniyeh.

Dalam pesannya, Putin ingin Iran memberikan respons yang terkendali atas dugaan pembunuhan pemimpin Hamas oleh Israel.

Sementara itu, Teheran mendesak Moskow untuk mengirimkan jet tempur Sukhoi Su-35 buatan Rusia.

Diwartakan RIA News Agency (kantor berita domestik milik negara Rusia), pada Selasa (6/8/2024), Sergei Shoigu mengatakan bahwa ia membahas pembunuhan Haniyeh saat berkunjung ke Teheran, Iran.

Dua sumber yang mengetahui masalah tersebut tidak memberikan informasi rinci mengenai pembicaraan Shoigu dengan pihak Iran.

Mereka mengatakan kunjungan Shoigu merupakan salah satu dari beberapa cara yang digunakan Moskow untuk menyampaikan kepada Iran perlunya menahan diri untuk sementara sembari mengutuk pembunuhan Haniyeh sebagai "pembunuhan yang sangat berbahaya" dalam upaya untuk mencegah perang Timur Tengah.

Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh
Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh (Ali Jadallah/Anadolu Agency/Getty Images via rt.com)

Kini Timur Tengah berada di ambang perang besar.

Dua sumber mengatakan, mereka yang berada di balik pembunuhan Ismail Haniyeh jelas-jelas berusaha memicu konflik.

Sebagai informasi, Rusia telah menjalin hubungan yang lebih erat dengan Iran sejak dimulainya perang dengan Ukraina. 

Pihak Rusia sedang bersiap menandatangani perjanjian kerja sama yang luas dengan Iran.

Sampai saat ini belum ada komentar langsung dari Kementerian Luar Negeri Iran

Adapun pada Senin (5/8/2024), Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan bahwa pihaknya tidak berusaha untuk meningkatkan ketegangan regional tetapi perlu menghukum Israel untuk mencegah ketidakstabilan lebih lanjut. (Tribunjogja/Reuters)

Saat Israel Siapkan Bungker Zion untuk Markas Komando, Dewan Rusia Kunjungan ke Iran

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved