Transaksi Bantul Creative Expo 2024 Tembus Rp 2,8 Miliar

Event yang digelar secara tahunan oleh Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) itu,mencatatkan transaksi miliaran rupiah.

TRIBUNJOGJA.COM/ Neti Istimewa Rukmana
Sejumlah staf Disnakertrans Bantul berjaga di standnya saat gelaran Bantul Creative Expo di Pasar Seni dan Wisata Gabusan, Jumat (26/7/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bantul Creative Expo 2024 telah resmi ditutup pada Minggu (4/8/2024) lalu.

Event yang digelar secara tahunan oleh Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) itu, mencatatkan transaksi miliaran rupiah.

"Untuk total transaksi penjualan secara langsung dalam gelaran Bantul Creative Expo 2024 telah mencapai Rp2.891.199.950," kata Plt Kepala DKUKMPP Bantul, Fenty Yusdayati, saat dikonfirmasi, Senin (5/8/2024).

Selain transaksi itu, lanjut dia, masih ada transaksi lain yang berasal dari pre order, omzet parkir, dan sebagainya saat Bantul Creative Expo 2024 berlangsung. Hasilnya, seluruh transaksi yang ada bisa mencapai sekitar Rp6 miliar.

Dikatakannya, transaksi atau omzet itu meningkat drastis dari pada event serupa pada tahun sebelumnya yang hanya sekitar Rp2,4 miliar. 

Selain itu, kata Fenty, selamanya 11 hari Bantul Creative Expo 2024 digelar, terdapat pula jumlah kunjungan wisatawan sekitar 161.497 orang dari Kabupaten Bantul dan sekitarnya serta warga negara asing. 

Baca juga: Job Fair di Bantul Creative Expo 2024, Ada 2000 Lowongan dari 11 Perusahaan Dalam dan Luar Negeri

"Event ini mampu memberikan dampak positif berupa sarana promosi produk UMKM dan hasil inovasi pembangunan daerah maupun meningkatkan daya saing UMKM untuk kreatif dan inovatif," papar dia.

Tidak hanya itu saja, Fenty melanjutkan, gelaran Bantul Creative Expo 2024 juga telah menjadi magnet untuk menarik investor maupun UKM dalam mengembangkan Pasar Seni dan Wisata Gabusan sekaligus memberikan sarana hiburan kepada masyarakat. 

"Karena, kegiatan yang bertema kreativitas berkelanjutan untuk Kesejahteraan merupakan salah satu wujud upaya Pemerintah Kabupaten Bantul dalam melindungi, memperdayakan dan memajukan produk UMKM dengan pendayagunaan potensi lokal untuk peningkatan kreatifitas, inovasi, dan promosi baik tingkat regional, nasional dan internasional," tandas dia.(nei)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved