Sebulan Dirawat di Arab Saudi, Satu Jemaah Haji Gunungkidul Belum Bisa Pulang

Seorang jemaah haji asal Kabupaten Gunungkidul belum bisa kembali ke Tanah Air karena masih dirawat di rumah sakit di Arab Saudi

istimewa
Jemaah haji Gunungkidul saat melaksanakan ibadah haji di Makkah, pada Rabu (19/6/2024) 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Seorang jemaah haji asal Kabupaten Gunungkidul yang tergabung dalam kloter 502 SOC, atas nama Samidi Jowiryo (73) warga Kapanewon Panggang, belum bisa kembali ke Tanah Air karena masih dalam perawatan medis di RS Dr. Erfan Bagedo, Jeddah, Arab Saudi.

Diketahui, jemaah tersebut mengalami sakit stroke dan mendapatkan perawatan sejak 14 Juni 2024 lalu.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kanwil Kemenag Gunungkidul , Taufik Ahmad Soleh mengatakan, saat ini kondisi pasien belum sadar penuh dan masih terhubung dengan alat bantu oksigen.

"Jemaah hanya bisa mengikuti perintah yang diberikan dengan mengedipkan mata,"ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin (22/7/2024).

Ia menuturkan, dengan kondisi  tersebut membuat jemaah belum bisa kembali ke tanah air.

Baca juga: Jemaah Haji Kabupaten Gunungkidul Kembali ke Tanah Air, 1 Orang Masih Dirawat di Arab Saudi

"Hari ini , kepulangan kloter terakhir untuk jemaah haji di Tanah Air. Namun, dari informasi lanjut yang diberikan karena kondisi jemaah masih belum sadar penuh, sehingga belum bisa diikutsertakan,"terangnya.

Sementara itu, Kepala Kankemenag Gunungkidul Sa'ban Nuroni mengatakan jemaah haji ini tetap menjadi perhatian dan tanggung jawab dari PPIH Arab Saudi, KJRI Jeddah, dan KBRI Riyadh.

"Petugas haji Indonesia di Jeddah informasinya sampai 24 Juli mendatang. Jika nanti sampai tanggal tersebut jemaah masih dirawat maka visitasinya akan dilanjutkan oleh Tim Kantor Urusan Haji KJRI Jeddah,"ucapnya.

Ia menambahkan, nantinya jemaah haji ini sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab KJRI Jeddah mulai dari keluar rumah sakit hingga kepulangan ke Tanah Air.

"Saat nanti jemaah haji ini sudah sembuh maka yang akan menyusun kepulangan dari mereka (KJRI) dan itu biasanya akan diantar sampai rumah,"urai dia. (ndg)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved