Nikmati Ilustrasiana dalam Bingkai Peace In Diversity di Bentara Budaya
Ilustrasiana kedua ini digelar tidak di satu tempat, setelah Jakarta pameran akan digelar di Yogyakarta.
Melihat bagaimana PBB kesulitan untuk mewujudkan misi perdamaian dunia, meski disokong oleh ratusan negara dan memiliki mekanisme untuk memaksakan agenda perdamaian di negara-negara konflik. Apalagi, para seniman yang berbicara melalui karya seni yang beredar secara terbatas.
Namun, dalam keterbatasan itu, bahasa visual sejatinya berpotensi untuk menawarkan perspektif yang
tidak biasa, unik, dan mengejutkan.
Ekspresi rupa bisa menghasilkan sensasi yang menyentuh hati publik. Semoga sensasi itu dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya perdamaian.
Ilustrasiana#2 yang sebelum dilaksanakan di Bentara Budaya Jakarta tanggal 25 Juni-4 Juli sudah
rampung, dengan minat dari seniman-seniman muda yang terus hadir menikmati pameran, baik saat
opening maupun selama pameran berlangsung, mencoba merespon karya-karya yang dihadirkan.
Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan karya-karya luar biasa dari para ilustrator, seniman
dan turut serta dalam diskusi serta workshop yang inspiratif. (*)
| Kisah Mbah Kibar, Seniman Asli Bantul yang Berjuang Tebus Tanah Leluhur Lewat Goresan Kanvas |
|
|---|
| Pameran 'Jejak Kepahlawanan Sri Sultan HB II' Digelar di Jogja, Bakal Hadirkan Visualisasi Modern |
|
|---|
| Tren Konsumsi Jelang Lebaran Meningkat, Penjualan Elektronik di Jogja Melonjak Hingga 50 Persen |
|
|---|
| Pameran 'Smara Bawana', Refleksi 271 Tahun Perjalanan Spasial Kasultanan Yogyakarta |
|
|---|
| Gubernur DIY Harap JIFFINA 2026 Menjadi Pusat Produk Furnitur Eco-Lifestyle Global |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pameran-bentara-ok.jpg)