Cek! Indeks Kualitas Udara di Sejumlah Kota di Indonesia Hari Ini
Berikut indeks kualitas udara, dikutip dari situs IQAir pada Kamis, (11/7/2024). Terdapat beberapa daerah yang memiliki kualitas udara buruk.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Berikut indeks kualitas udara yang dikutip dari situs internet IQAir pada hari Kamis, (11/7/2024).
Namun perlu diketahui, mengutip dari IQAir, Indeks Kualitas Udara atau Air Quality Index (AQI) adalah pengukuran konsentrasi polutan udara dalam polusi udara ambien dan risiko kesehatan terkait.
Dengan mengetahui AQI, Anda dapat mengetahui apakah kualitas udara di daerah Anda baik bagi kesehatan atau justru akan membawa dampak buruk terhadap kesehatan.
AQI memiliki tingkatan kategori yaitu:
Baik : 0-50
Berarti kualitas udara memberi sedikit atau tidak memberi risiko negatif terhadap kesehatan sehingga Anda dapat menjalani aktivitas luar ruangan.
Sedang : 51-100
Berarti terdapat polusi yang mungkin akan memberi risiko bagi gejala penyakit pernapasan.
Sehingga disarankan untuk menghindari ventilasi yang terbuka terhadap udara dari luar yang mungkin mengandung polusi.
Tidak sehat untuk kelompok sensitif : 101-150
Berarti bagi Anda yang memiliki gejala penyakit pada pernapasan, disarankan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan mengenakan masker polusi udara saat beraktivitas di luar ruangan.
Tidak sehat : 151-200
Berarti terdapat peningkatan mengenai kemungkinan gangguan jantung dan paru-paru serta dampak kesehatan.
Sangat tidak sehat : 201-300
Berarti bagi Anda yang memiliki gejala penyakit pernapasan, maka kemungkinan akan mengalami penurunan daya tahan saat melakukan aktivitas.
Juga harus berada di dalam ruangan serta membatasi aktivitas.
Berbahaya : 301+
Berarti setiap orang memiliki risiko tinggi terkena iritasi atau efek kesehatan negatif yang dapat memicu penyakit pernapasan.
Berikut indeks kualitas udara untuk Kota Jakarta, Kota Surabaya, Kota Bandung, Kota Semarang, Kota Palembang, Kota Medan, Kota Makassar, Kota Denpasar, Kota Cirebon, Kabupaten Serang, Kota Padang, Kota Pekanbaru, Kota Batam, Kota Jambi, Kota Pontianak, dan Kota Samarinda, pada hari Kamis, (11/7/2024).
1. Kota Jakarta
Berada di tingkat polusi udara: Tidak sehat
Indeks kualitas udara: 153
Polutan utama:
2. Kota Bandung
Berada di tingkat polusi udara: Sedang
Indeks kualitas udara: 78
3. Kota Semarang
Berada di tingkat polusi udara: Sedang
Indeks kualitas udara: 53
4. Kota Surabaya
Berada di tingkat polusi udara: Tidak sehat bagi kelompok sensitif
Indeks kualitas udara: 139
5. Kota Palembang
Berada di tingkat polusi udara: Sedang
Indeks kualitas udara: 97
6. Kota Medan
Berada di tingkat polusi udara: Sedang
Indeks kualitas udara: 74
7. Kota Makassar
Berada di tingkat polusi udara: Sedang
Indeks kualitas udara: 62
8. Kota Denpasar
Berada di tingkat polusi udara: Sedang
Indeks kualitas udara: 54
9. Kota Cirebon
Berada di tingkat polusi udara: Sedang
Indeks kualitas udara: 71
10. Kabupaten Serang
Berada di tingkat polusi udara: Tidak sehat bagi kelompok sensitif
Indeks kualitas udara: 137
11. Kota Padang
Berada di tingkat polusi udara: Baik
Indeks kualitas udara: 29
12. Kota Pekanbaru
Berada di tingkat polusi udara: Sedang
Indeks kualitas udara: 56
13. Kota Pontianak
Berada di tingkat polusi udara: Baik
Indeks kualitas udara: 5
14. Kota Jambi
Berada di tingkat polusi udara: Sedang
Indeks kualitas udara: 68
15. Kota Batam
Berada di tingkat polusi udara: Sedang
Indeks kualitas udara: 68
16. Kota Samarinda
Berada di tingkat polusi udara: Baik
Indeks kualitas udara: 6
Bagi Anda yang memiliki permasalahan kesehatan pada saluran pernafasan, diimbau untuk lebih berhati-hati khususnya pada daerah kategori ‘Tidak sehat bagi kelompok sensitif’ dan 'Tidak Sehat'. (MG Nadya Sabila Hapsari)
| Dinkes Kulon Progo Catat Sebanyak 261 Jemaah Calon Haji Berisiko, Perlu Pendampingan Penuh |
|
|---|
| MBG Bakal Difokuskan pada Anak Kurang Gizi, Pakar UMY Ungkap Prioritas Sasaran |
|
|---|
| Terima Hibah Rp3,3 Miliar, PMI DIY Perkuat Layanan Medis dengan Alat Canggih dari Luar Negeri |
|
|---|
| Start Small, Build Big: Cara Sederhana Memulai Hidup Sehat Sejak Dini |
|
|---|
| Peringati Hari Gizi Nasional, STIKes Panti Rapih Dorong Warga Manfaatkan Pangan Lokal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kualitas-udara-di-jakarta-semakin-baik-setelah-himbauan-physical-distancing.jpg)