Berita Jogja Hari Ini
Masuki Periode Pra Kompetisi, KONI DIY Kupas Hasil Tes Fisik Atlet Puslatda PON dengan Pelatih
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY mengupas kondisi terkini atlet Puslatda PON setelah hasil tes kesehatan, psikologi, dan fisik yang
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY mengupas kondisi terkini atlet Puslatda PON setelah hasil tes kesehatan, psikologi, dan fisik yang dijalani atlet beberapa waktu lalu keluar.
Diharapkan setelah mengetahui hasil tes tersebut, para pelatih dan atlet lebih siap dan semakin memantapkan strategi jelang berlaga di PON XXI yang dihelat 8-20 September 2024.
Ketua umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto menjelaskan, sebetulnya saat ini sudah masuk pada periode pra-kompetisi menjelang terselenggaranya PON 2024.
Baca juga: Dua Pemain Akademi yang Bawa PSS Sleman U-18 Juara EPA Promosi ke Tim Utama untuk Liga 1 2024/2025
Sehingga para pelatih harus tahu betul hasil dari proses pelatihan atletnya di program Puslatda.
"Hasil tes fisik, psikologi, dan tes kesehatan ini akan ketahuan performa apa yang sudah bagus dan performa apa yang masih perlu ditingkatkan," jelasnya, Minggu (30/6/2024).
Menurut Djoko Pekik, sisa waktu 70 hari menjelang terselenggaranya PON XXI Aceh-Sumut 2024, menjadi sebuah tantangan dan tugas bagi para pelatih untuk mencapai performa terbaik para atletnya.
Sehingga jika nanti ada hasil yang tidak sesuai dengan harapan pelatih, maka dalam sisa waktu yang ada ini bisa digunakan untuk mencapai performa 100 persen.
"Oleh sebab itu nanti para pelatih kami minta untuk menerima hasil tes itu dengan analis yang disampaikan. Jadi para pelatih itu harus tahu betul kondisi para atletnya," ucapnya.
Walaupun secara umum gambaran hasil tes masih belum keluar secara gamblang. Akan tetapi Djoko Pekik menyatakan dari pihak KONI DIY melalui Satgas PON 2024 akan terus memantau dan mengawal perkembangan kondisi para atlet.
"Aspek fisik pastinya sudah mencapai 85 persen tapi pasti ada satu dua yang keteteran karena berbagai hal. Maka, ini tentu menjadi PR bagi kami dan itu harus kami dorong agar bisa 100 persen," ungkap dia. (Mur)
| El Nino Godzilla 2026: BMKG Prediksi Suhu Musim Kemarau Panjang di Yogyakarta |
|
|---|
| Tanggapan Warga Soal Wacana Pembatasan Kendaraan Bermotor di Jeron Beteng Keraton Yogyakarta |
|
|---|
| Hadapi Puncak Musim Penghujan, BPBD Kota Yogyakarta Pantau Sungai 24 Jam |
|
|---|
| Tepati Janji! Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Copot Seluruh Baliho Bermuatan Wajahnya |
|
|---|
| Mengapa Jembatan Pandansimo Berubah Nama Jadi Jembatan Kabanaran? Ini Sejarahnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/KONI-DIY-dan-para-pelatih-cabor-Puslatda-PON-DIY.jpg)