Dukung Pendidikan Kesetaraan, Ratusan Lulusan PKBM Gunungkidul Diwisuda
Pendidikan kesetaraan ini terdiri dari 459 lulusan paket C setara SMA, 72 lulusan Paket B setara SMP, dan 4 lulusan paket A setara SD.
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Forum Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kabupaten Gunungkidul resmi melepas sebanyak 534 peserta didiknya yang mengikuti kejar paket A,B, dan C di Pendopo Gedung SKB, Senin (24/6/2024).
Pendidikan kesetaraan ini terdiri dari 459 lulusan paket C setara SMA, 72 lulusan Paket B setara SMP, dan 4 lulusan paket A setara SD.
Ketua Forum PKBM Gunungkidul, Tugino, mengatakan peserta didik yang lulus berasal dari satuan pendidikan non formal di Kabupaten Gunungkidul terdiri dar 26 PKBM dan 1 SKB.
"Harapannya kita bisa meningkatkan indeks pembangunan manusia Kabupaten Gunungkidul, khususnya di rata-rata lama sekolah, karena menurut rilis dari BPS lama sekolah di Gunungkidul itu baru 7 tahun dan ini masih sangat rendah dibanding teman-teman di kabupaten kota," tambah dia.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, yang hadir dalam acara tersebut pun menyerahkan secara langsung ijazah serta beasiswa kepada para penerima, dan juga mengucapkan selamat atas kelulusanya.
Dia menuturkan, tentu untuk para wisudawan bahwa pendidikan sangat penting dan dibutuhkan terlebih di era transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini.
"Tingkat pendidikan di Gunungkidul sampak saat ini untuk tamatan SD saja masih diangka 60 persen, tetapi di beberapa wilayah atau daerah bahkan ada yang mencapai 65 persen," kata Bupati.
Dirinya pun meminta kepada para peserta didik agak bisa menerapkan ilmunya.
Apalagi dilihat dari skill dan pengalaman kerjanya dirinya pun yakin terhadap kemampuan para wisudawan,
"Kalau dari ilmu pengetahuan ya mungkin masih ada stratanya, tetapi kalau dari pengalaman-pengalaman kerja dan sebagainya, saya yakin kalau yang ada di depan saya ini untuk pengalaman sudah luar biasa, tetapi juga di sisi lain dihadapkan persyaratan sehingga kita juga harus memenuhi persyaratan tersebut meskipun secara review ya kalian memiliki keterampilan yang sudah kalian miliki," bebernya (*)
| Touring Bergerak Bersama JNE 2026: Menyantuni Warga Panti, Menyusuri Sejarah Kopi Gunungkidul |
|
|---|
| Kronologi Sopir Bus Pariwisata Meninggal Dunia Saat Membawa Wisatawan di Pantai Slili Gunungkidul |
|
|---|
| Ada 9.755 ODGJ Berat di DI Yogyakarta, Sebagian Pasien Anak |
|
|---|
| Imbas Dexlite Meroket, Bus Sekolah Gunungkidul Tak Lagi Layani Jemputan Pulang |
|
|---|
| 687 Calon Tenaga Kesehatan DIY Lulusan SMK Siap Terjun di Dunia Kerja Kesehatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Bupati-Gunungkidul-Sunaryanta-2462024.jpg)