tips kesehatan
Penyebab dan Cara Menghilangkan Panu di Wajah
Panu umumnya disebabkan oleh infeksi jamur Malassezia yang terdapat di permukaan kulit dan berkembang dengan sangat cepat.
Penulis: Santo Ari | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Panu adalah infeksi jamur pada kulit yang menyebabkan bercak-bercak putih pada wajah.
Meski tidak berbahaya, munculnya panu di wajah dapat mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri.
Dilansir dari laman alodokter Kemenkes RI, panu umumnya disebabkan oleh infeksi jamur Malassezia yang terdapat di permukaan kulit dan berkembang dengan sangat cepat.
Selain itu, ada pula beberapa faktor risiko yang dapat memicu munculnya panu di wajah, yaitu:
- Cuaca yang lembap dan panas
- Produksi keringat berlebih atau hiperhidrosis
- Kulit berminyak
- Sistem kekebalan tubuh yang lemah
- Perubahan hormon
Selain beberapa faktor risiko di atas, panu juga dapat dipengaruhi oleh faktor genetik.
Baca juga: Manfaat dan Tips Penggunaan Sunscreen yang Efektif
Oleh karena itu, risiko Anda untuk memiliki panu akan meningkat jika ada anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit ini.
Cara Mengatasi Panu di Wajah
Meski panu bukan penyakit yang berbahaya, adanya panu di wajah bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan mungkin untuk mengganggu penampilan.
Untuk itu, atasi panu di wajah dengan melakukan perawatan berikut ini:
1. Krim dan salep antijamur
Krim dan salep antijamur merupakan obat panu yang paling umum digunakan.
Penggunaan produk ini terbilang cukup efektif untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh jamur Malassezia.
Pilihlah krim atau salep antijamur yang memiliki kandungan miconazole, selenium sulfida, atau clotrimazole.
Untuk mengurangi risiko efek samping yang dapat terjadi di kulit, selalu konsultasikan terlebih dahulu ke dokter sebelum menggunakannya.
2. Obat antijamur
Jika penggunaan krim atau sampo antijamur tidak efektif untuk menghilangkan panu di wajah atau panu tetap muncul kembali, Anda bisa menggunakan obat antijamur dalam bentuk tablet.
Tablet antijamur dapat menghilangkan panu di wajah dengan baik, termasuk panu yang sudah menyebar luas.
Namun, perlu diingat bahwa tablet antijamur dapat menimbulkan efek samping berupa sakit perut dan ruam pada kulit. Oleh karena itu, konsultasikan kepada dokter sebelum mengonsumsi obat ini.
Kedua perawatan tersebut umumnya efektif untuk mengatasi infeksi penyebab panu. Akan tetapi, untuk mengembalikan warna kulit wajah seperti semula membutuhkan waktu berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan.
Baca juga: 8 Khasiat Brotowali untuk Kesehatan Tubuh, di Antaranya untuk Diabetes dan Hipertensi
Cara Mencegah Panu di Wajah
Panu di wajah dapat muncul kembali meski telah diobati. Guna mencegahnya datang kembali, Anda disarankan untuk mencegah faktor pemicu munculnya panu.
Berikut ini adalah beberapa cara mencegah munculnya panu di wajah:
- Hindari menggunakan produk perawatan kulit yang memicu produksi minyak berlebih.
- Hindari paparan sinar matahari secara langsung dan gunakan tabir surya sebelum beraktivitas di luar ruangan.
- Usahakan untuk selalu berada di ruangan yang sejuk dan kering.
- Gunakan pakaian longgar dan berbahan katun supaya keringat bisa menyerap dengan baik.(*)
| 7 Manfaat Kembang Kol bagi Kesehatan dan 3 Efek Sampingnya |
|
|---|
| Menggertakkan Gigi Saat Tidur: Pennyebab, Efek, dan Cara Mengatasinya |
|
|---|
| Makanan Aneh yang Ternyata Super Sehat, Kaya Nutrisi yang Terkandung di Dalamnya |
|
|---|
| Nasi Kemarin Sore Lebih Sehat untuk Cegah Gula Darah Naik, Ini Faktanya |
|
|---|
| Kentut Ternyata Bisa Jadi Indikator Kesehatan Usus yang Baik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pelembab-wajah.jpg)