Berita Bantul Hari Ini

Sejumlah Umat Muslim di Kasihan, Bantul, Gelar Salat Iduladha Hari Ini

Sejumlah umat muslim di Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul melaksanakan salat Iduladha 2024 lebih awal dari yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia

Tayang:
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunnews.com
ilustrasi salat 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sejumlah umat muslim di Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul melaksanakan salat Iduladha 2024 lebih awal dari yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia. 

Pelaksanaan itu digelar di Lapangan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Minggu (16/6/2024) pagi.

Sekretaris Panita Pelaksana Salat Iduladha di Lapangan Tamantirto, Luqman Hakim, mengatakan, pelaksanaan salat Iduladha 2024 kali ini dilakukan lebih awal berdasarkan ritual haji di Mekkah.

"Kemarin itu, kaum muslimin di Mekkah sudah melaksanakan wukuf di arafah dan kita semua di sini melaksanakan puasa arafah, maka hari ini tepatnya 10 Dzulhijjah kami melaksanakan salat Iduladha sesuai apa yang dilakukan oleh ibadah haji," jelasnya saat dikonfirmasi Tribunjogja.com.

Dikatakannya, pihaknya juga melaksanakan salat Iduladha pada saat ini sesuai patokan apa yang pernah disampaikan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bahwa pelaksanaan Iduladha itu mengikuti pemerintah atau amir Makkah.

Lalu, dalam tata pelaksanaan salat Iduladha yang dilakukan oleh pihaknya juga dinilai sama seperti biasanya. Kata Luqman tidak ada yang beda.

Baca juga: Menyesuaikan dengan Arab Saudi, Jemaah MTA Gunungkidul Laksanakan Salat Iduladha Hari Ini

Dalam pelaksanaannya, salat Iduladha tersebut digelar dengan imam Ust. H. Abdul Haris, S.Sn dan khatib Ust. Saiful Mu'min, M.Si.

"Mungkin perbedaannya hanya hari pelaksanaan. Karena, di Indonesia sebagian dari ormas juga ada yang baru melaksanakan (salat Iduladha) besok," urai dia.

Adapun jumlah jemaah yang mengikuti pelaksaan salat Iduladha di lokasi tersebut bisa mencapai sekitar ribuan. Di mana, para jemaah itu merupakan umat muslim yang tinggal di beberapa lokasi yakni di Kalurahan Tamantirto dan sekitarnya.

"Dan kalau kami lihat dari kendaraan yang datang itu ada jemaah yang menggunakan mobil atau kendaraan yang bisa membawa orang cukup banyak," urai dia.

Sementara itu, terkait penyembelihan hewan kurban, kata Luqman dikembalikan kepada masing-masing jemaah. Bahkan, ada kemungkinan penyembelihan hewan kurban dilakukan pada esok.

"Biasanya, kalau berbeda gitu kami mengikuti yang bareng saja. Agar tidak terjadi kontroversi. Jadi kalau menyembelih kurban kembali ke tempat atau masjid masing-masing. Karena ada shohibul kurban yang mungkin berbeda dan secara aturan juga boleh," tutup dia.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved