Jelang Iduladha 2024, DKPP Klaten Terjunkan 26 Tim Pengawasan Kesehatan Hewan 

Tim yang tersebar di masing-masing kecamatan se-Kabupaten Klaten itu terdiri atas dokter hewan dan paramedik.

Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Dewi Rukmini
Suasana hiruk-pikuk pedagang sapi di Pasar Sapi Jatinom, Desa Bonyokan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Rabu (29/5/2024). 

Laporan Reporter Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Klaten terus mengintensifkan pemantauan hewan ternak di Kabupaten Bersinar menjelang perayaan hari raya kurban atau Iduladha 2024.

Pengintensifan dilakukan dengan cara meningkatkan pengawasan kesehatan hewan ternak, baik sapi maupun kambing, di seluruh pasar-pasar hewan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. 

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kabupaten Klaten, Triyanto, mengatakan sebanyak 26 tim telah diterjunkan dan disebar untuk melakukan pengawas kesehatan hewan ternak menjelang Iduladha 2024.

Tim yang tersebar di masing-masing kecamatan se-Kabupaten Klaten itu terdiri atas dokter hewan dan paramedik.

"Total personel ada 72 petugas yang diterjunkan untuk pengecekan selama menjelang hari kurban. Tak hanya mengecek di pasar hewan saat pasaran, mereka juga harus memantau kesehatan hewan milik peternak di desa-desa yang ada di wilayah kecamatan masing-masing," ungkap Tri kepada Tribunjogja.com, Rabu (29/5/2024). 

Dia menjelaskan, pemantauan kesehatan dilakukan untuk mengantisipasi dan mengawasi penyebaran penyakit hewan, semisal PMK, LSD, hingga antraks, menjelang hari raya kurban.

Tujuannya agar memberi kenyamanan kepada masyarakat yang hendak berkurban tahun ini.

Sehingga, masyarakat menjadi lebih tenang saat membeli hewan kurban di Kabupaten Klaten, karena sudah dipastikan kesehatannya. 

Baca juga: DKPP Klaten Lakukan Pemeriksaan Hewan Kurban di Pasar Sapi Jatinom

Lebih lanjut, Tri menuturkan bahwa permintaan hewan kurban di Kabupaten Klaten pada Iduladha kali ini diprediksi akan mengalami peningkatan.

Kendati demikian, ia menyebut stok ketersediaan hewan kurban, baik sapi, kambing, dan domba, di Bumi Bersinar masih aman dan bisa memenuhi permintaan. 

"InsyaAllah pelaksanaan kurban di 2024 atau Iduladha 1445 Hijriyah, semua ternak ready, siap, dan sehat. Saat ini untuk stok sapi ada 15.406 ekor, kambing 14.000 ekor, dan domba 13.000 ekor, jadi stok aman serta bisa memenuhi," paparnya. 

Tri pun memberikan sedikit tips untuk memilih hewan kurban.

Di antaranya hewan kurban sapi harus memenuhi persyaratan standar ukuran dan usia mencapai 2,5 tahun.

Lalu, sapi yang siap untuk kurban bisa dilihat dari kondisi gigi.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved