Berita Klaten

DKPP Klaten Permudah Akses Data Pertanian dan Peternakan Lewat Simas Tampan

DKPP Kabupaten Klaten belum lama ini meluncurkan inovasi bernama Sistem Informasi Ketahanan Pangan dan Pertanian (Simas Tampan). 

Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com/IST
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, dan Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto, menunjukkan inovasi kanal Simas Tampan yang dibuat oleh DKPP Klaten. 

Ringkasan Berita:Kanal Simas Tampan memuat data-data informasi tentang pertanian, mulai dari produksi, ketersediaan pangan, alat mesin pertanian (alsinta). Terobosan inovasi itu akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Klaten

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten belum lama ini meluncurkan inovasi bernama Sistem Informasi Ketahanan Pangan dan Pertanian (Simas Tampan). 

Inovasi berbasis kanal yang bisa diakses menggunakan scan barcode itu menyediakan berbagai data terkait pertanian dan peternakan di Kabupaten Klaten

Kanal tersebut bisa diakses secara publik oleh semua warga Kabupaten Klaten dan sekitarnya. 

Simas Tampan Muat Data Pertanian

Kepala DKPP Kabupaten Klaten, Iwan Kurniawan, mengungkapkan kanal Simas Tampan memuat data-data informasi tentang pertanian, mulai dari produksi, ketersediaan pangan, alat mesin pertanian (alsinta).

Tak cukup disitu, disana juga ada info perkembangan organisme penganggu tanaman semisal hama tikus dan serangan wereng. 

Selain itu, kanal tersebut juga menyajikan data terkait bidang perternakan dan perikanan. 

Di antaranya laporan soal penyakit mulut dan kaki (PMK) serta perkembangan penyakit lainnya yang menyasar ternak-ternak di Bumi Bersinar. 

"Jadi komplit, hanya dengan satu klik pakai barcode nanti datanya ada semua, sehingga bisa menjadi layanan publik di DKPP," ucapnya. 

Iwan menuturkan kanal Simas Tampan itu akan mempermudah masyarakat terutama petani dan pemangku kepentingan untuk mengetahui data pertanian di Kabupaten Klaten. 

Koperasi Merah Putih di Klaten Dipantau Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin

Sebab, selama ini publik sangat membutuhkan data pertanian di Klaten, semisal luas baku sawah, produksi, ketersediaan pangan, hingga posisi surplus atau defisit. 

"Sehingga kami bisa tahu, kalau produksi mulai menurun dan stok berkurang. Maka kami harus fokuskan lagi untuk produksinya. Jadi sekaligus mengawal ketersediaan pangan di Kabupaten Klaten. Termasuk mengawal laporan PMK," ujarnya. 

Selain sebagai layanan publik, data-data yang disajikan dalam kanal tersebut juga bisa menjadi dasar untuk menentukan kebijakan selanjutnya. Pihaknya pun akan rutin mengupdate data setiap minggu. 

"Harapannya setiap minggu bisa kami update datanya, termasuk data survei pasar. Misal kalau terjadi kenaikan harga maka kami akan lakukan gerakan pasar murah. Sehingga masyarakat bisa terbantukan," papar dia. 

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, mengapresiasi inovasi Simas Tampan yang dibuat oleh DKPP Klaten.

Dia berharap, terobosan inovasi itu akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Klaten

"Semoga masyarakat bisa lebih paham situasi update terkini dengan kondisi di sektor-sektor tanaman pangan yang ada di Kabupaten Klaten, baik padi ataupun jagung. Terutama informasi terkait kesehatan ternak dan sebagainya," tandas dia. (drm)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved