Berita Klaten
Kasus DBD di Klaten Turun Drastis, Leptospirosis Jadi PR Baru
Menjelang akhir 2025, kasus DBD di Klaten turun drastis menjadi 511 kasus dengan 3 kematian, dibanding 1.256asus dan 31 kematian pada 2024
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Iwan Al Khasni
Ringkasan Berita:
- Menjelang akhir 2025, kasus DBD di Klaten turun drastis menjadi 511 kasus dengan 3 kematian, dibanding 1.256 kasus dan 31 kematian pada 2024.
- Namun, kasus leptospirosis meningkat tajam hingga 155 kasus dengan 27 kematian.
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Menjelang akhir 2025, Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten mencatat jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Bersinar mencapai 511 kasus dengan tiga angka kematian.
Jumlah tersebut menurun drastis dibanding tahun 2024 yang mencapai 1.256 kasus dengan 31 kematian.
“Jadi sangat menurun drastis dibanding tahun lalu, terutama untuk angka kematiannya,” ungkap Kepala Dinkes Klaten, Anggit Budiarto, Selasa (30/12/2025).
Anggit mengapresiasi kinerja jajaran Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan masyarakat.
Menurutnya, masyarakat semakin memahami bahaya DBD sehingga aktif memberantas jentik nyamuk dan tanggap terhadap karakteristik maupun gaya penularan penyakit tersebut.
Data Kasus Penyakit di Klaten
- DBD 2025: 511 kasus, 3 kematian.
- DBD 2024: 1.256 kasus, 31 kematian.
- Leptospirosis 2025: 155 kasus, 27 kematian.
- Leptospirosis 2024: 37 kasus, 9 kematian.
Kendati kasus DBD menurun, Anggit menyoroti problem baru yakni meningkatnya kasus leptospirosis.
Tahun ini tercatat 155 kasus dengan 27 kematian, jauh lebih tinggi dibanding tahun 2024 yang hanya mencatat 37 kasus dengan 9 kematian.
“Kami akui untuk angka kematiannya memang sangat tinggi dibanding dengan kasus yang ada,” ujarnya.
Menurut Anggit, tingginya angka kematian akibat leptospirosis disebabkan pasien sering mengira gejala yang muncul sebagai masuk angin biasa.
Akibatnya, ketika memeriksakan diri, kondisi pasien sudah dalam keadaan serius atau kritis.
“Kesimpulannya kami terus lakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait gejala-gejala yang muncul dan tata cara penularannya. Di mana penyakit itu mudah dihindari kalau berhati-hati dan patuh terhadap imbauan Dinkes,” katanya.
Pada 2026, Dinas Kesehatan Klaten berencana lebih menggiatkan sosialisasi agar pemahaman masyarakat semakin meningkat.
Bekerja sama dengan Diskominfo Klaten untuk sosialisasi lewat media digital.
| Kabar Duka: Wabup Klaten Benny Ardhianto Tutup Usia di Umur 33 Tahun, Lulusan UGM |
|
|---|
| Operasi Pekat 2025 di Klaten, Kasus Tipiring Miras Naik Jadi 220 Perkara |
|
|---|
| Jabatan Irban di Klaten Resmi Berganti Nama, Fokus Bidang Lebih Spesifik |
|
|---|
| PKK dan DWP Klaten Galang Donasi Rp139 Juta untuk Korban Bencana Sumatera |
|
|---|
| Konser Akhir Tahun Klaten Tanpa Kembang Api, Diganti Doa Bersama dan Donasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kasus-DBD-di-Klaten-Turun-Drastis-Kepala-Dinas-Kesehatan-Kabupaten-Klaten.jpg)