Berita Gunungkidul Hari Ini

DBD Tembus 803 Kasus di Gunungkidul, Dinkes Waspadai Terjadi Ledakan Kasus saat Musim Penghujan

Kasus demam berdarah (DBD) di Kabupaten Gunungkidul masih tinggi sepanjang 2024 tercatat 803 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 4 orang. Dengan ka

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kasus demam berdarah (DBD) di Kabupaten Gunungkidul masih tinggi sepanjang 2024 tercatat 803 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 4 orang.

Dengan kasus terbanyak di Kapanewon Wonosari dan Paliyan.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Gunungkidul, Sidig Hery Sukoco mengaku khawatir jumlah kasus DBD bisa meledak seiring dengan masuknya musim penghujan 

Baca juga: Jumlah TPS Pilkada Gunungkidul 2024 Berpotensi Berkurang, Ini Penjelasan KPU

"Kami khawatir jika saat musim hujan nanti akan terjadi ledakan kasus (DBD). Bulan ini saja, total ada 151 kasus dengan korban meninggal dunia satu orang anak," ujarnya pada Rabu (29/5/2024).

Dia mengatakan, kasus kematian terakhir terjadi pada 17 Mei 2024. Di mana, korban meninggal dunia seorang anak berusia 6 tahun.

Pihaknya pun langsung melakukan fogging di sekitar lokasi tersebut untuk mengantisipasi penyebaran nyamuk dengue. 

"Kami juga meminta kepada masyarakat untuk berperan aktif melaksanakan PSN. Sebab, fogging hanya membunuh nyamuk dewasa saja," ucapnya.

Pihaknya juga sudah rutin menyosialisasikan terkait pencegahan DBD. Sosialisasi melibatkan semua jenjang baik dari RT,RW, hingga Kalurahan.

"Tapi kembali lagi masyarakat harus ikut berperan aktif dalam mencegah penyebaran DBD," tutupnya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved