Pilkada Sleman 2024
Harda Kiswaya Hingga Kustini Sri Purnomo Berebut Rekomendasi Gerindra di Pilkada Sleman 2024
Peta Politik di Pilkada Sleman 2024 masih sangat dinamis. Sejauh ini, belum ada peta koalisi gabungan partai politik yang terbentuk. Sejumlah parpol
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Peta Politik di Pilkada Sleman 2024 masih sangat dinamis. Sejauh ini, belum ada peta koalisi gabungan partai politik yang terbentuk.
Sejumlah parpol baru tahap merampungkan pendaftaran bakal calon Bupati maupun Wakil Bupati yang bakal diusung.
Terbaru, Partai Gerindra baru saja menutup pendaftaran.
Hasilnya, ada tiga kandidat yang sudah mendaftar sebagai balon Kepala Daerah melalui partai Pimpinan Prabowo Subianto tersebut.
Baca juga: Ingin Mengabdi Jadi Alasan Kepala PK4L UGM Arif Nurcahyo Maju Jadi Bacawabup Kulon Progo
Ketua DPC Gerindra Sleman, Sukaptana mengatakan tiga yang mendaftar sebagai bakal calon Bupati melalui partai Gerindra adalah Mantan Sekda Sleman, Harda Kiswaya; Politisi PKB H. Sukamto dan Bupati petahana, Kustini Sri Purnomo.
"Bu Kustini mendaftar di last minute lewat online. Mendaftar online ini boleh," kata Ketua DPC Gerindra Sleman, Sukaptana, Senin (20/5/2024).
Menurut dia, Kustini mendaftar di hari terakhir sebelum penutupan. Meski Kustini baru mendaftar lewat online, belum mengembalikan berkas hard file, namun sudah dianggap mendaftar.
Selain menerima pendaftaran bakal calon Bupati, Gerindra Sleman juga membuka pendaftaran bagi bakal calon Wakil Bupati.
Ada beberapa kandidat yang mendaftar posisi Sleman dua ini.
Antara lain, Reno Candra Sangaji, Lurah Condongcatur. Nurcholish Suharman politisi partai Golkar; Wulan kader Internal Gerindra dan seorang tokoh Muhammadiyah.
Setelah para kandidat mendaftar, DPC Gerindra Sleman akan melaksanakan penjaringan. Para kandidat yang mendaftar akan dipanggil dan melakukan serangkaian seleksi, mulai dari fit and proper tes hingga wawancara.
Seleksi juga bagian dari upaya mencocokkan visi dan misi. Bakal calon yang lolos di tahap penjaringan ini akan dibuatkan surat dari DPC untuk dikirimkan ke DPP melalui DPD Gerindra DIY.
"Waktu seleksi penjaringannya kapan, nah ini kami akan menggelar rapat internal partai terlebih dulu," kata Sukaptana.
Wakil Ketua II DPRD Sleman ini memastikan para kandidat yang telah mendaftar bakal calon Kepala Daerah melalui Gerindra tersebut memiliki hak yang sama. Siapapun bisa mendapatkan rekomendasi.
Namun Gerindra Sleman tentu tidak tidak bisa mengusung paket pasangan calon kepala daerah sendiri.
| INI Harta Kekayaan Harda Kiswaya Bupati Terpilih di Pilkada Sleman 2024, Harta Rp 6,1 M Tanpa Hutang |
|
|---|
| Polisi Tetapkan 6 Orang Jadi Tersangka Kasus Money Politic di Pilkada Sleman 2024 |
|
|---|
| Harda-Danang Unggul atas Kustini-Sukamto, Perolehan Suara Terpaut 149.115 Suara |
|
|---|
| Besok, KPU Sleman Mulai Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada 2024 |
|
|---|
| Bukan Hanya di Minggir, Bawaslu Sleman Juga Tangani Dugaan Politik Uang di Seyegan dan Depok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-sleman_20180731_185753.jpg)