Apa itu Alfabet Fonetik

26 Alfabet Fonetik yang Perlu Anda Ketahui: Alfa, Bravo, Charlie, Oscar hingga Zulu, Ini Sejarahnya!

Apa itu Alfabet Fonetik? Yuk, kita kupas lebih dalam tentang alfabet fonetik yang masih sering digunakan hingga saat ini.

|
freepik
26 Alfabet Fonetik yang Perlu Anda Ketahui: Alfa, Bravo, Charlie, Oscar hingga Zulu, Ini Sejarahnya! 

TRIBUNJOGJA.COM - Tribunners, pernah dengar istilah alfabet fonetik? Pernah nonton film perang dan bingung dengan kata-kata seperti "Alpha," "Bravo," atau "Charlie"? Itu bukan hanya sekedar kata keren yang mereka ucapkan, melainkan bagian dari alfabet fonetik.

Alfabet fonetik adalah sistem pengkodean kata untuk huruf yang membantu komunikasi yang jelas dan menghindari kesalahpahaman, terutama dalam situasi yang berisik atau penuh tekanan, seperti di medan perang.

Alfabet fonetik bisa dikenal sebagai alfabet fonetik NATO (North Atlantic Treaty Organization atau Pakta Pertahanan Atlantik Utara), Alfabet Militer, Alfabet Fonetik Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), Alfabet Fonetik Internasional Telecommunication Unio (ITU), dan Alfabet Ejaan Telepon Radio Internasional.

Dikutip Tribunjogja.com dari laman hawstuffworks.com, penggunaan alfabet fonetik NATO dimaksudkan agar tidak ada kesalahan penyebutan dalam menyampaikan pesan.

Alfabet ini memang cukup unik, biasanya ejaannya digunakan saat komunikasi melalui radio atau audio international di seluruh dunia agar lebih jelas dan tidak miskomunikasi.

Tentu saja, kejelasan dalam ejaan sangat diperlukan.

Sebagai informasi, alfabet fonetik ICAO dibuat dan diadopsi dengan tujuan untuk menghindari kebingungan di antara awak pesawat.

Hal ini dikarenakan beberapa huruf alfabet Inggris membingungkan saat didengar secara lisan,

Contohnya huruf 'b' dan 'd' serta 'm' dan 'n'.

Seorang profesor linguistik bernama Jean-Paul Vinay ditugaskan untuk membuat sistem alfabet fonetik.

Profesor Vinay bekerja antara tahun 1948 dan 1949 hingga rancangan pertama siap diuji pada tahun 1951.

Negara bagian ICAO meningkatkan alfabet dan draft sudah siap pada tahun 1956 serta digunakan sampai sekarang.

Sementara menurut NATO, alfabet fonetik pertama ditemukan pada 1920-an oleh Persatuan Telekomunikasi Internasional. Saat itu, masih menggunakan nama geografis untuk setiap huruf, misalnya Amsterdam, Baltimore, Casablanca, dan Denmark. Pada 1941, saat Perang Dunia II, Angkatan Darat dan Angkatan Laut AS menciptakan alfabet Able Baker. Alfabet Able Baker menggunakan kata-kata dan nama sehari-hari yang lebih pendek, yakni Able, Baker, Charlie, Dog, Easy, Fox, dan lain-lain.

Menurut NATO, alfabet fonetik pertama ditemukan pada 1920-an oleh Persatuan Telekomunikasi Internasional.

Saat itu, masih menggunakan nama geografis untuk setiap huruf, misalnya Amsterdam, Baltimore, Casablanca, dan Denmark.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved