kuliner Jogja

Kuliner Legendaris Jogja: Ayam Goreng Baceman Mbok Sabar yang Manis dan Empuk

Salah satu kuliner legendaris Jogja yakni Warung Ayam Goreng Mbok Sabar yang terkenal dengan menu ayam goreng baceman.

Penulis: Santo Ari | Editor: Iwan Al Khasni
IST
Ayam goreng Mbok Sabar 

TRIBUNJOGJA.COM - Jogja terkenal akan kekayaan kulinernya, termasuk kuliner legendaris yang banyak diburu wisatawan.

Kuliner legendaris sering kali menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung ke suatu tempat untuk mencicipi dan mengalami budaya lokal melalui makanan.

Biasanya, makanan ini mempunyai cita rasa yang unik dan istimewa, serta dapat mewakili identitas kuliner dari suatu wilayah.

Salah satu kuliner legendaris Jogja yakni Warung Ayam Goreng Mbok Sabar yang terkenal dengan menu ayam goreng baceman.

Baceman dalam istilah kuliner yang berasal dari bahasa jawa. Baceman sendiri merupakan hasil proses olahan yang memakai gula merah sebagai unsur utamanya.

Gula merah ditemani antara lain oleh bawang merah, bawang putih, ketumbar, lengkuas (laos), daun salam, dan asam jawa. Bersama bumbu-bumbu ini, ayam direbus dalam air kelapa. Setelah itu baru digoreng.

Sejarah Ayam Goreng Mbak Sabar

Dilansir dari Visiting Jogja, cikal bakal berdirinya Warung Ayam Goreng Mbok Sabar tidak terlepas dari perjuangan beliau yang menjajakan ayam dengan berjalan kaki dan mangkal di Pasar Beringharjo.

Pertengahan tahun 1975, Mbok Sabar membuka warung di rumahnya yang berada di daerah Jagalan, Pakualaman, Yogyakarta. Tak jauh dari pusat kota Yogyakarta.

Baca juga: REKOMENDASI Kuliner Jogja: Ayam Goreng Bu Tini dengan Cita Rasa Manis dan Gurih

Pada masa tersebut, Mbok Sabar dan Mbok Berek dikenal sebagai penjual ayam goreng dengan ciri khas masing-masing.

Ayam Goreng Baceman (basahan) di populerkan oleh Mbok Sabar dan untuk jenis ayam goreng kering dipopulerkan oleh Mbok Berek di daerah Kalasan.

Di era 80 an, usaha yang dirintis, mbok Sabar mengalami masa kejayaan. Setelah Mbok Sabar eninggal pada tahun 1983, usaha rumah makan ini diteruskan kepada Pak Sutikno, putranya.

Cita Rasa Ayam Goreng Mbok Sabar

Untuk mendapatkan cita rasa yang kaya, ayam direbus selama satu jam untuk memasukan sari bumbu ramuan baceman.

Setelah proses perebusan dan pembaceman selesai, ayam-ayam tersebut kemudian di pindah ke dalam panci-panci siap untuk di goreng.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved