Sejarah Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas yang Diperingati Setiap 2 Mei
Berikut merupakan sejarah dibalik Hari Pendidikan Nasional yang diperingati pada tanggal 2 Mei oleh Pemerintah
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Setiap tanggal 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.
Namun, apakah Anda tahu sejarah di balik adanya peringatan hari tersebut?
Hari Pendidikan Nasional yang diperingati pada tanggal 2 Mei setiap tahunnya merupakan sebuah momentum untuk memperingatkan pada seluruh negeri terhadap pentingnya pendidikan.
Terutama arti pendidikan bagi anak bangsa di negara ini.
Hari Nasional ini ditetapakan oleh pemerintah melalui Keppres No.316 Tahun 1959 pada tanggal 16 Desember 1959.
Apabila kita melihat UUD 1945, didalamnya disebutkan bahwa warga negara berhak mendapatkanpendidikan.
Hal tersebut ada di dalam pasal 31 ayat 1.
Lalu, pada ayat 2 memaparkan bahwa setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar serta pemerintah yang membiayai.
Namun, seperti yang kita ketehaui realitanya, kewajiban yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah itu masih sangat jauh dari harapan warga negeri ini.
Oleh sebab itu, masih banyak warga negara yang belum bisa merasakan bangku pendidikan.
Dengan adanya Hari Pendidikan Nasional yang kita peringatkan setiap tahunnya, semoga semakin menyadarkan seluruh masyarakat negeri ini akan pentingnya pendidikan.
Hari Pendidikan Nasional atau yang biasa diebut dengan Hardiknas merupakan hari nasional yang bukan ditetapkan sebagai hari libur oleh pemerintah Indonesia.
Akan tetapi, hari tersebut digunakan sebagai hari untuk memperingati kelahiran sang tokoh pelopor pendidikan Indonesia yaitu Ki Hadjar Dewantara.
Selain sebagai pelopor Pendidikan di Indonesia, beliau juga merupakan pendiri lembaga pendidikan taman siswa.
Hari Pendidikan Nasional yang diperingatkan pada tanggal 2 Mei juga bersamaan dengan tanggal kelahiran Ki Hadjar Dewantara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ki-Hadjar-Dewantara.jpg)