Pilkada Sleman 2024
PKS Buka Peluang Koalisi dengan PKB di Pilkada Sleman 2024
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku semakin intens komunikasi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), setelah dimulainya tahapan Pemilihan Kepala
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku semakin intens komunikasi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), setelah dimulainya tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sleman tahun 2024.
Kedua partai tersebut, digadang bakal merajut koalisi di pesta demokrasi lima tahunan di Bumi Sembada.
"Nggih betul (sudah intens komunikasi). Semoga berjodoh," kata Ketua DPD PKS Sleman, Indra Gumilar kepada Tribun Jogja, Rabu (24/4/2024).
Baca juga: JADWAL Timnas Indonesia vs Korsel, Jam Siaran Langsung Channel TV RCTI
Jika berhitung perolehan kursi di DPRD Sleman, PKS meraup 6 kursi (90.014 suara) dan menjadi partai pemenang ketiga di Pemilu 2024 di Kabupaten Sleman.
Sedangkan PKB mendapatkan 7 kursi (90.793 suara) dan menjadi runner up atau posisi kedua setelah PDI Perjuangan yang mampu mempertahankan 13 kursi (196.441 suara).
Jika PKS dan PKB, yang merupakan partai pemenang kedua dan ketiga, berkoalisi maka mampu membukukan 13 kursi.
Jumlah tersebut lebih dari cukup untuk mengajukan satu paket pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada Sleman 2024 mendatang.
Adapun mengenai sosok yang bakal dicalonkan maju, menurut Indra, kedua partai saat ini masih taraf penggodokan, sembari menguatkan mesin kendaraannya.
"(Calon) Masih kita godok, yang jelas kendaraannya dulu yang kita kuatkan. (Kisi-kisinya) Sosok yang betul-betul paham Sleman, menguasai permasalahan-permasalahannya, dan punya solusinya," kata dia.
Untuk mendapatkan calon kepala daerah ideal, PKS sejauh ini mengaku sedang menjaring sosok di lingkup internal partai maupun eksternal.
Namun namanya belum diungkap ke publik. Menurut Indra, komunikasi yang dibangun dengan PKB juga sudah lumayan sering.
Bahkan, diakui dia, tinggal menyamakan frekuensi saja.
"Visi-misi sudah mirip, tinggal menyamakan frekuensi," katanya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Sleman R. Agus Choliq belum merespon saat dikonfirmasi Tribun Jogja perihal peluang koalisi tersebut.
Namun partai pimpinan Muhaimin Iskandar ini, pada pertengahan April lalu mengaku secara resmi belum membangun koalisi.
Kendati demikian, sudah melakukan penjajakan dan penggodokan untuk menyongsong Pilkada Sleman 2024.
"PKB masih taraf penjajakan dan penggodokan. Nanti kalau sudah ada keputusan, saya kasih info," ujar dia. (rif)
| INI Harta Kekayaan Harda Kiswaya Bupati Terpilih di Pilkada Sleman 2024, Harta Rp 6,1 M Tanpa Hutang |
|
|---|
| Polisi Tetapkan 6 Orang Jadi Tersangka Kasus Money Politic di Pilkada Sleman 2024 |
|
|---|
| Harda-Danang Unggul atas Kustini-Sukamto, Perolehan Suara Terpaut 149.115 Suara |
|
|---|
| Besok, KPU Sleman Mulai Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada 2024 |
|
|---|
| Bukan Hanya di Minggir, Bawaslu Sleman Juga Tangani Dugaan Politik Uang di Seyegan dan Depok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-sleman_20180731_185753.jpg)