TPR Pantai Selatan Bantul Bakal Dipindahkan ke JJLS pada 2025, Ini Alasannya
Setidaknya akan ada delapan TPR sementara yang akan dibangun di kawasan pantai selatan dengan kucuran anggaran APBD senilai Rp800 juta.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul berencana memindahkan Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Parangtritis ke sisi selatan Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) pada 2025.
Plt Kepala Dispar Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, berujar setidaknya akan ada delapan TPR sementara yang akan dibangun di kawasan pantai selatan dengan kucuran anggaran APBD senilai Rp800 juta.
"Kemarin kami mengusulkan dalam perubahan APBD 2024, setidaknya ada TPR yang dibangun agak semi permanen (di sisi selatan JJLS). Itu dilakukan karena titik pastinya, kami harus menghitung juga dengan posisi tanahnya," ucap dia, Minggu (21/4/2024).
Delapan bangunan dengan konsep semi permanen tersebut dibangun sementara sembari menunggu pembangunan pemindahan TPR Induk Parangtritis, sehingga diharapkan dapat berupaya maksimal memberikan layanan pemungutan tarif retribusi kepada wisatawan yang hendak menikmati pantai selatan Bantul.
"Yang penting juga petugas kami tidak kehujanan atau kepanasan dan bisa memungut tarif retribusi dengan nyaman," jelas Kwintarto.
Dikatakannya, sebenarnya pihaknya ingin langsung memindahkan bangunan TPR Induk Parangtritis secepat mungkin.
Namun, hal itu tidak bisa terealiasi dikarenakan untuk pembangunan TPR Induk Parangtritis yang baru memakan waktu cukup lama.
"Pembangunan TPR Induk itu kan juga butuh penentuan lokasi, izin hingga butuh dana yang gede. Untuk pembebasan tanahnya aja butuh sekitar Rp20 miliar dan bangunannya kurang lebih Rp4 miliar," urai Kwintarto.
Adapun urgensi pemindahan TPR di pantai selatan Bantul tak lain untuk memberikan kenyamanan kepada wisatawan.
Sebab, lokasi TPR sebelumnya berada di utara JJLS, sedangkan sejak beberapa waktu lalu banyak wisatawan yang berlalu lalang melintasi JJLS dan kerap meminta untuk tidak dipungut retribusi.
Namun, saat tidak dipungut biaya retribusi, ternyata ada orang yang terciduk mampir ke salah satu pantai di pantai selatan Bantul.
Padahal, retribusi di tiap-tiap TPR pantai selatan Bantul berfungsi untuk mendongkrak pendapatan asli daerah.
"Dikarenakan tahun depan kan JJLS Kelok 18 sudah jadi dan agar perjalanan masyarakat yang berlalu lalang bisa nyaman, maka kami rencanakan pemindahan TPR pantai selatan Bantul," tutupnya.(*)
| Menilik Eksistensi Coffee Maritim Dekat Jembatan Kretek 2 Bantul |
|
|---|
| Persiapan Pilur 2026, Disdukcapil Bantul Siap Beri Data Agregat Kependudukan Jika Diminta |
|
|---|
| Asik Main Air, Tiga Wisatawan Terseret Arus di Pantai Parangkusumo Bantul |
|
|---|
| Kronologi Tiga Wisatawan Terseret Arus di Pantai Parangkusumo Bantul |
|
|---|
| Dampak Geopolitik dan Kenaikan Harga Avtur, Kunjungan Wisman di Bantul Berpotensi Turun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Hingga-Pukul-2100-WIB3500-Pengunjung-Masuk-Parangtritis.jpg)