Mudik Lebaran 2024

Airnav Indonesia Perkirakan Pergerakan Pesawat di Bandara YIA Capai 100 Penerbangan Saat Idulfitri 

Airnav menyebut pergerakan pesawat di Bandara YIA saat Idulfitri bisa meningkatkan signifikan dibandingkan dengan hari biasa.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUN JOGJA/Alexander Ermando
Salah satu pesawat yang hendak lepas landas di Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo, belum lama ini. PT AP I YIA berkoordinasi dengan AirNav Indonesia hingga BMKG guna mengantisipasi potensi cuaca buruk yang bisa mengganggu penerbangan selama libur Idulfitri. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Airnav Indonesia Cabang Yogyakarta turut memastikan keamanan dari ruang lalu lintas udara di sekitar Yogyakarta International Airport (YIA) selama masa libur Idulfitri.

Sebab di masa ini pergerakan pesawat akan meningkat karena arus mudik dan balik Idulfitri.

General Manager Airnav Indonesia Cabang Yogyakarta, Zainal Arifin Harahap mengatakan pergerakan pesawat di Bandara YIA bisa meningkatkan signifikan dibandingkan dengan hari biasa.

"Kemungkinan bisa mencapai 90 sampai 100 penerbangan, terutama saat puncak mudik," kata Zainal, Jumat (05/04/2024).

Menurutnya, pada hari biasa pergerakan pesawat di YIA sekitar 80 penerbangan baik yang mendarat maupun lepas landas. Adapun yang terendah bisa mencapai 75 pergerakan.

Meski ada peningkatan signifikan, Zainal menyebut kisaran 100 pergerakan pesawat di Bandara YIA sendiri sebenarnya terbilang normal.

Kondisi itu terutama terjadi sebelum pandemi COVID-19.

"Saat pandemi pergerakan pesawat di YIA menurun jadi sekitar 80 penerbangan, hingga saat ini," ungkapnya.

Zainal pun memastikan tidak ada masalah berarti dengan peningkatan penerbangan selama Idulfitri.

Sebab ruang udara di sekitar Bandara YIA sendiri masih sangat mencukupi.

Menurutnya, ruang udara Bandara YIA mampu menampung hingga 300 slot penerbangan.

Sedangkan saat ini yang digunakan baru mencapai sekitar 112 slot.

"Jadi ruang udaranya masih sangat mencukupi untuk melayani penerbangan selama Idulfitri," ujar Zainal.

Terlepas dari itu, pihaknya tetap memprioritaskan keselamatan penerbangan selama Idulfitri ini.

Terutama dari potensi cuaca buruk yang bisa mengganggu penerbangan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved