Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Organda DIY Prediksikan Ada Kenaikan Jumlah Pemudik, Siap Tambah Armada Bus

Peningkatan ini tidak terlepas dari program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan pihak-pihak lain. 

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemudik yang menggunakan moda transportasi bus saat arus mudik lebaran 2024 diperkirakan mengalami kenaikan.

Prediksi ini diakui oleh Organisasi Angkutan Darat (Organda) DIY yang saat ini mulai bersiap menyambut masa mudik lebaran 2024.

"Kalau dibandingkan tahun lalu, untuk yang tahun ini ya sekitar 5 persenan kenaikannya. Ada peningkatan," kata Ketua Organda DIY, Adi Prasetyo, Jumat (29/3/2024).

Pihaknya kini telah menambah jumlah armada bus untuk merespon adanya peningkatan pemudik Idulfitri 1445 Hijriah.

"Kalau untuk angkutan umum untuk pertumbuhan tahun ini, kita ada kenaikan untuk mudik, armada ada penambahan 5-10 persen," jelasnya.

Menurutnya peningkatan ini tidak terlepas dari program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan pihak-pihak lain. 

Baca juga: Organda DIY Minta PO Utamakan Kendaraan dan Kru Bus dalam Kondisi Prima untuk Angkutan Lebaran 2024

Kendati demikian peningkatan itu memang hanya terjadi pada tanggal tertentu saja.

Pasalnya keberadaan jalan tol yang kini sudah tersedia membuat pola keberangkatan mudik menjadi berubah. 

Puncak arus mudik tahun ini diperkirakan bakal berlangsung pada tanggal 7 April 2024 mendatang.

"Iya cukup tinggi (pengguna angkutan umum) tapi hanya di tanggal tertentu, karena adanya tol ini. Dulu jauh-jauh hari kurang 10 hari (Lebaran) sudah pada mudik, sekarang rata-rata kurang 3 hari baru ada mudik," terangnya.

Sejauh ini pemudik yang akan datang ke Yogyakarta tercatat dari sejumlah wilayah.

Mulai dari Jabodetabek, Surabaya, Sumatra, Lampung, Palembang, Pekanbaru, hingga Jambi.

Hal yang menggembirakan bagi Organda DIY yakni dimungkinkan perayaan Idulfitri tahun ini akan dilaksanakan berbarengan, baik pemerintah serta organisasi masyarakat (ormas) keagamaan. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved