Taman Perwira Lembah Code Yogyakarta Jadi Ikon Pengungkit Kesejahteraan Masyarakat Pinggir Sungai

Citra perkampungan pinggiran sungai yang biasanya kotor, kumuh dan tidak terawat, ditepis melalui pemanfaatan kawasan lembah Sungai Code

|
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. Pemkot Yogyakarta
Pj Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo, saat menyambangi Taman Perwira Lembah Code, Sabtu (16/3/2024) sore lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo, meresmikan Taman Perwira Lembah Code, sekaligus membuka kegiatan Pasar Sore Ramadan pada Sabtu (16/3/2024) sore.

Menurutnya, citra perkampungan pinggiran sungai yang biasanya kotor, kumuh dan tidak terawat, ditepis melalui pemanfaatan kawasan lembah Sungai Code menjadi taman ataupun Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) di Kelurahan Prawirodirjan ini.

"Ini kawasan yang bagus dan punya daya tarik, karena biasanya citra dari kawasan pinggir sungai itu kotor dan tidak tertata, tapi ini sudah disulap menjadi Taman Perwira sebagai ruang publik yang bisa digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas," ujarnya.

Ia menandaskan, selain pemanfaatan Taman Perwira sebagai tempat untuk joging dan bersepeda, bisa pula dikembangkan untuk kegiatan perekonomian, seperti yang dilakukan pada momen kali ini, melalui Pasar Sore Ramadan.

"Dengan kehadiran UMKM kuliner sekitar, menjadi daya tarik tersendiri, yang penting jaga lingkungan dan kebersihan sungai," cetusnya.

Ke depan, ia berharap dari kelurahan ataupun wilayah bisa menggerakkan ekosistem yang sudah ada dan diikuti dengan keramah tamahan masyarakatnya. 

Kemudian dikembangkan dengan narasi yang menampilkan potensi dan keunggulan apa saja yang dimiliki kawasan tersebut.

"Sehingga, bisa menjadi satu destinasi yang dapat dikunjungi wisatawan maupun masyarakat di Prawirodirjan," katanya. 

Sejalan dengan itu, Mantri Pamong Praja Gondomanan, Cahya Wijayanta, menyatakan, pembuatan Taman Perwira merupakan sebuah rangkaian panjang.

Mencakup, proses penataan kawasan pinggiran sungai untuk merepresentasikan wajah Kota Yogya yang cantik dan menarik. 

"Kehadiran taman disambut dengan antusias oleh warga, karena menjadi ikon pengungkit kesejahteraan di wilayah. Nanti akan dikembangkan lewat even-even rutin," ucap Cahya.

"Sehingga, kegiatan ekonomi, sosial dan budaya di sini berjalan optimal, menggandeng komunitas hobi untuk menghadirkan kegiatan edukatif dan rekreatif bagi warga," urainya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved