17 Pelajar SD Muhammadiyah Mutihan Wates Wakili Kulon Progo di Kompetisi Internasional
Belasan pelajar Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Mutihan, Wates dikirim mewakili Kulon Progo untuk mengikuti kompetisi tingkat internasional.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Belasan pelajar Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Mutihan, Wates dikirim mewakili Kulon Progo untuk mengikuti kompetisi tingkat internasional.
Adapun lomba tersebut berlangsung di Malaysia dan Singapura.
Kepala SD Muhammadiyah Mutihan, Kardiniyati mengatakan lomba yang diikuti meliputi bidang seni, sains, dan olahraga. Kegiatan berlangsung pada 5-11 Februari 2024.
"Ada 17 pelajar yang kami kirimkan untuk mengikuti kompetisi tersebut," jelasnya memberikan keterangan pada Senin (05/02/2024).
Kardiyanti mengatakan mereka didampingi oleh guru dan perwakilan komite sekolah dalam mengikuti kompetisi tersebut.
Adapun kompetisi tersebut merupakan bagian dari program International Education Visitation.
Lewat kegiatan ini, para pelajar SD Muhammadiyah Mutihan diharapkan bisa menjadi duta sekolah dan Kulon Progo.
"Kami berharap lewat kegiatan ini SD Muhammadiyah Mutihan bisa dikenal secara internasional," kata Kardiyanti.
Ia juga berharap ada pertukaran ilmu yang didapatkan para pelajar selama mengikuti program tersebut.
Ilmu yang didapat pun nantinya bisa diterapkan di Kulon Progo untuk meningkatkan pembelajaran di sekolah.
Kardiyanti mengatakan pihaknya pun telah melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak sebelum para pelajar berangkat.
Pertemuan dilakukan ke Dinas Pendidikan dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kulon Progo.
"Semoga para pelajar kami mendapatkan hasil terbaik dari kompetisi tersebut," ujarnya.
Ketua Rombongan SD Muhammadiyah Mutihan, Jaya Nor Fitriana mengatakan para pelajar tak hanya dipersiapkan untuk mengikuti lomba. Mereka pun disiapkan untuk tampil memberikan suguhan menarik.
Suguhan tersebut berupa kebudayaan lokal dari Indonesia. Rencananya, para pelajar akan menampilkan Tari Maumere dari Nusa Tenggara Timur (NTT) saat berada di Malaysia.
"Ini jadi bagian dari pertukaran budaya antara Indonesia dengan Malaysia dan Singapura," kata Jaya.(alx)
| Kulon Progo Kekurangan Ratusan Guru Olahraga untuk SD, Andalkan Guru Kelas hingga Honorer |
|
|---|
| Ratusan Jemaah Calon Haji Kulon Progo Jalani Vaksinasi Jelang Keberangkatan ke Tanah Suci Makkah |
|
|---|
| Pengurus Forum Komunikasi UMKM Kulon Progo Dikukuhkan, Optimalkan Potensi Usaha Lokal |
|
|---|
| Jatah MBG ke Pelajar Kulon Progo Mulai Didistribusikan untuk 5 Hari dalam Sepekan |
|
|---|
| 22 Tahun Mengabdi, Tagana Se-DIY Gelar Apel Siaga Bencana di Kulon Progo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/17-Pelajar-SD-Muhammadiyah-Mutihan-Wates-Wakili-Kulon-Progo-di-Kompetisi-Internasional.jpg)