10 Cara Mengenali Modus Peniupan saat Belanja Online
kemudahan bertransaksi online ternyata memberi celah bagi oknum-oknum tertentu untuk melakukan penipuan
Penulis: Santo Ari | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM - Kemajuan teknologi yang terjadi dalam dekade terakhir membuat banyak kemudahan tersedia untuk pengguna internet, salah satunya adalah kemudahan dalam berbelanja atau bertransaksi secara online.
Anda cukup berselancar di media sosial atau meng-instal aplikasi jual beli online ketika ingin membeli suatu barang yang diinginkan.
Belanja secara online menawarkan banyak kemudahan dan keuntungan, kita tak perlu capek keluar rumah mengeluarkan biaya transportasi dan waktu untuk mendatangi gerai toko yang kita minati.
Cukup dengan membuka komputer atau menggunakan HP asalkan tersambung jaringan internet anda dapat berbelanja dengan mudah.
Jika sudah menemukan barang yang cocok, tinggal bayar melalui transfer atau kredit, maka barang dikirim sampai ke alamat kita.
Cara bertransaksi secara online ini tentu sangat membantu bagi penjual atau pembeli yang terpisah jarak dan juga dapat menghapus kendala menghabiskan waktu dalam berbelanja.
Namun kemudahan bertransaksi online ternyata memberi celah bagi oknum-oknum tertentu untuk melakukan penipuan.
Tidak sedikit calon pembeli tertipu dan mengalami kerugian finansial yang tidak sedikit.
Banyak cara atau motif oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan penipuan.
Berikut ciri-ciri modus penipuan saat transaksi online yang harus anda waspadai :
1. Harga barang lebih murah dari harga pasaran bahkan cenderung sangat tidak logis, biasanya setengah harga.
Namun terkadang akun toko official atau produsen resmi memang memberikan diskon besar-besaran di waktu tertentu, maka dari itu anda harus cermat mengenali akun penjual tersebut.
2. Waspadai akun-akun yang serupa, baik itu dari foto dan diskripsi namun mencantumkan nomor yang berbeda.
Baca juga: Cara Cek Rincian Saldo Jaminan Hari Tua dan Pensiun Melalui Aplikasi JMO
3. Sebelum market place berkembang seperti saat ini, penipu selalu menghindari transaksi cash on delivery (cod) dan rekening bersama (rekber).
Namun saat ini penipu pun bisa memanfaatkan layanan COD yang dikirimkan kurir.
Jika anda telah memesan namun menerima paket yang terlihat mencurigakan, jangan membukanya terlebih dahulu, lebih baik kembalikan ke kurir.
Karena jika membuka paket, berarti anda harus membayar, itulah celah yang dimanfaatkan oleh penipu.
| Lirik Lagu dan Terjemahan Never Ending Story oleh Boohwal, Dicover IU Wendy Kim Min Seok |
|
|---|
| Lirik Lagu HALLEY OST Spirit Fingers Versi Park Jihu, Cho Jun Young, Choi Bomin, Park Yoo Na |
|
|---|
| Lirik Lagu dan Terjemahan Face to Face oleh The Stray OST Dynamite Kiss Part 5 |
|
|---|
| Lirik Lagu dan Terjemahan Never Apart - Keng Namping OST Khemjira The Series |
|
|---|
| Mewaspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan DJP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-belanja-online-0112.jpg)