Tips dan Cara

Tetap Tenang, Ini 5 Cara Menghadapi Anak Tantrum

Ketika anak tantrum, orang tua tidak boleh panik dan ikut terbawa emosi. Orang tua harus tetap tenang agar tantrum pada anak dapat mereda.

Penulis: Santo Ari | Editor: Joko Widiyarso
Thinkstockphotos
Ilustrasi tantrum pada anak 

TRIBUNJOGJA.COM - Tantrum merupakan ledakan emosi yang biasanya dialami oleh anak.

Kondisi yang biasa ditemukan saat anak meluapkan emosinya yakni dengan cara menangis sekencang-kencangnya, berguling-guling di lantai hingga melempar barang.

Tantrum bisa disebabkan terbatasnya kemampuan bahasa anak dalam mengekspresikan perasaannya.

Sementara kondisi yang mempengerauhi anak menjadi tantrum seperti jenuh atau bosan, sakit, lapar, gerah, hingga karena overstimulation. 


Ketika anak tantrum, orang tua tidak boleh panik dan ikut terbawa emosi. Orang tua harus tetap tenang agar tantrum pada anak dapat mereda.

Berikut tips untuk mengatasi anak tantrum :

1. Jangan Panik

Orang tua harus tetap tenang dan jangan panik ketika anak tantrum.

Rasa panik pada orangt ua akan membuat menjadi tidak bisa berpikir jernih untuk menghadapi perilaku anak.

Hindari memarahi anak pada saat tantrum.

Cobalah untuk menarik napas dalam dan tenang.

Apabila sudah tenang kamu bisa berpikir langkah apa yang akan dilakukan selanjutnya.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Mood Swing Saat PMS

2.  Beri Ruang Kepada Anak

Berikan anak ruang untuk meluapkan semua emosinya.

Usahakan tetap dampingi anak dari jarak dekat agar anda bisa memantau perilaku yang menyakiti seperti memukul, menendang, atau menggigit. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved