5 Cara Ampuh Mengatasi Bau Mulut agar Tetap Segar Sepanjang Hari

5 Cara Mengatasi Bau Mulut agar Tetap Segar Sepanjang Hari, 1. Membersihkan Permukaan Lidah, 2. Melakukan Flossing, 3. Perbanyak Minum Air Putih

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
pinterest.com/hawazaali123
Ilustrasi Bau Mulut 


TRIBUNJOGJA.COM – Masalah bau mulut atau halitosis seringkali menjadi penghambat kepercayaan diri saat berinteraksi sosial. Bau mulut umumnya disebabkan oleh akumulasi bakteri anaerob yang memecah protein di dalam rongga mulut dan menghasilkan senyawa sulfur berbau menyengat.

Menjaga aroma mulut tetap wangi memerlukan rutinitas pembersihan yang lebih mendalam daripada sekadar menyikat gigi.

Fokus pada area-area tersembunyi di dalam mulut yang menjadi sarang bakteri adalah kunci untuk mendapatkan napas segar yang bertahan lama.

Berikut adalah lima cara teknis untuk memastikan mulut tetap wangi dan bebas bau tidak sedap.

Baca juga: 7 Dokumenter Kejahatan Mengerikan yang Diangkat dari Kisah Nyata di Netflix

1. Membersihkan Permukaan Lidah Secara Rutin

Tongue Scrapping
Ilustrasi Tongue Scrapping


Lidah merupakan area yang paling sering terlewatkan dalam rutinitas kebersihan mulut, padahal sekitar 80-90 persen bakteri penyebab bau mulut bersarang di sini. Lapisan putih atau kuning pada lidah adalah kumpulan sisa makanan, sel mati, dan bakteri.

Menggunakan alat khusus pembersih lidah (tongue scraper) jauh lebih efektif daripada hanya menyikatnya dengan bulu sikat gigi.

Pembersihan lidah setiap pagi membantu mengangkat koloni bakteri anaerob sebelum mereka sempat memproduksi gas sulfur.

2. Melakukan Teknik Flossing untuk Sela-Sela Gigi

Ilustrasi Flossing
Ilustrasi Flossing


Sikat gigi hanya mampu menjangkau sekitar 60 persen permukaan gigi. Sisa makanan yang terjebak di sela-sela gigi akan membusuk dan memicu aroma tidak sedap yang sulit dihilangkan hanya dengan berkumur.

Penggunaan benang gigi (dental floss) secara teratur setidaknya sekali sehari berfungsi untuk mengangkat plak dan partikel makanan di area yang tidak terjangkau sikat.

Pembersihan ini secara signifikan mengurangi risiko radang gusi (gingivitis) yang juga menjadi pemicu bau mulut kronis.

3. Perbanyak Minum Air Putih

Ilustrasi Drink Water
Ilustrasi Minum Air Putih

Kondisi mulut kering atau xerostomia adalah penyebab utama napas tidak sedap, terutama saat bangun tidur. Air liur (saliva) memiliki peran alami dalam mencuci sisa makanan dan menetralkan asam yang diproduksi oleh bakteri.

Ketika produksi air liur berkurang akibat kurang minum, bakteri akan berkembang biak lebih cepat.

Memastikan asupan air putih yang cukup sepanjang hari membantu memicu produksi saliva secara konstan, sehingga mulut tetap bersih dan aroma tetap terjaga.

4. Berkumur dengan Larutan Tanpa Alkohol

Ilustrasi Berkumur
Ilustrasi Mouthwash

 

Banyak produk obat kumur (mouthwash) di pasaran yang mengandung alkohol tinggi, yang secara teknis justru dapat memperparah bau mulut dalam jangka panjang karena efeknya yang mengeringkan jaringan mulut.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved