7 Kesalahan Pakai Parfum yang Bikin Wanginya Cepat Hilang

Mengocok botol memasukkan udara ke dalam cairan yang bisa memicu oksidasi, yang dapat memperpendek umur parfum.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Tribunnews
7 Kesalahan Pakai Parfum yang Bikin Wanginya Cepat Hilang 

TRIBUNJOGJA.COM - Pernah merasa sudah menyemprotkan banyak parfum tapi wanginya hilang begitu sampai di kantor? Mungkin masalahnya bukan pada parfumnya, melainkan cara memakainya.

Inilah 7 kesalahan umum yang harus dihindari agar wangi parfum tahan seharian.

1. Menggosok Pergelangan Tangan Setelah Menyemprot

Ini adalah kesalahan paling klasik. Banyak orang menyemprot parfum di pergelangan tangan lalu menggosoknya kuat-kuat.

Gesekan tersebut menciptakan panas yang menghancurkan molekul parfum (terutama top notes yang segar).

Akibatnya, aroma parfum tidak akan berkembang dengan sempurna dan cepat menguap. Cukup semprotkan dan biarkan cairan parfum meresap ke kulit secara alami.

2. Menyemprotkan Parfum pada Kulit yang Kering

Parfum akan lebih lama bertahan jika "menempel" pada sesuatu yang lembap. Jika kulit kering, alkohol dalam parfum akan menguap lebih cepat ke udara.

Gunakan lotion atau body butter (sebaiknya yang tanpa aroma/unscented) sebelum menyemprot parfum. Area yang lembap akan mengunci molekul aroma lebih lama.

3. Menyimpan Botol Parfum di Kamar Mandi

Suhu kamar mandi yang berubah-ubah (panas dari air mandi) dan kelembapan yang tinggi dapat merusak komposisi kimia parfum. Parfum bisa berubah warna dan aromanya jadi "basi".

Simpan parfum di tempat yang sejuk, kering, dan jauh dari sinar matahari langsung (seperti di lemari pakaian atau meja rias).

4. Hanya Menyemprotkan ke Pakaian

Kain pakaian tidak bisa menyerap parfum sebaik kulit manusia. Menyemprot ke pakaian juga berisiko meninggalkan noda permanen pada kain tertentu (seperti sutra atau satin).

Semprotkan di titik nadi (pulse points) seperti leher, belakang telinga, dan bagian dalam siku. Suhu tubuh di area ini lebih hangat, sehingga membantu memancarkan aroma secara konsisten.

5. Memakai Parfum Saat Kulit Berkeringat Parah

Banyak yang mengira parfum bisa menutupi bau keringat setelah olahraga. Faktanya, campuran aroma parfum dan keringat justru bisa menghasilkan bau yang tidak sedap.

Pastikan tubuh bersih dan kering sebelum menggunakan parfum. Parfum bekerja paling baik sesaat setelah mandi dan mengeringkan tubuh.

6. Terlalu Sering Mengocok Botol Parfum

Beberapa orang punya kebiasaan mengocok botol parfum sebelum dipakai. Mengocok botol memasukkan udara ke dalam cairan yang bisa memicu oksidasi, yang dapat memperpendek umur parfum.

Biarkan botol tetap stabil. Formula parfum sudah tercampur sempurna sejak dari pabrik.

7. Menggunakan Parfum yang Sudah Kadaluwarsa

Parfum kadaluwarsa biasanya ditandai dengan perubahan warna menjadi lebih gelap atau munculnya bau asam/tengik.

Cek masa simpan parfum (biasanya 3–5 tahun setelah dibuka). Jika aromanya sudah berubah, sebaiknya jangan digunakan lagi karena tidak akan bertahan lama dan berisiko iritasi kulit.

(MG ADZKIA HAFIDZA ELFADZ)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved