Gubernur DIY Sri Sultan HB X Resmikan Prasasti Bedol Desa di Waduk Sermo Kulon Progo
Pada prasasti tersebut tercantum 102 nama warga yang harus dipindahkan dari sana karena tempat mereka tinggal dibangun jadi Waduk Sermo
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi di Kulon Progo pada Senin (15/01/2024). Salah satunya ke Waduk Sermo di Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap.
Kedatangan Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini disambut meriah oleh masyarakat. Ia juga disambut dengan Tari Blendrongan.
Pada kesempatan tersebut, ia juga meresmikan Prasasti Bedol Desa. Prasasti tersebut dibangun dengan pemandangan Waduk Sermo sebagai latarnya.
Ngarso Dalem mengatakan prasasti tersebut menjadi simbol pengingat bagi warga DIY. Bahkan bagi wisatawan yang mengunjungi Waduk Sermo.
"Prasasti ini untuk mengenang pengorbanan mereka," katanya usai acara peresmian digelar.
Sebagai informasi, Waduk Sermo merupakan danau buatan yang dibangun sebagai penampung air sumber irigasi. Termasuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Namun pembangunannya mengorbankan ratusan warga yang harus dipindahkan lewat program Transmigrasi. Peristiwa ini dikenang sebagai "Bedol Desa".
Baca juga: Polisi Ringkus Tersangka Pencabulan Siswa di SD Swasta Jogja
Ngarso Dalem menilai pembangunan prasasti tersebut seharusnya dilakukan sejak lama. Meski begitu ia berharap adanya prasasti ini bisa memenuhi aspirasi warga yang mengikuti Bedol Desa.
"Prasasti ini jadi kenangan bahwa biar bagaimanapun mereka tetap warga DIY," ujarnya.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kulon Progo, Joko Mursito mengatakan Prasasti Bedol Desa tersebut jadi salah satu landmark atau tetenger yang dibangun.
Setidaknya ada sejumlah landmark yang dibangun di seluruh Kulon Progo.
Pada prasasti tersebut tercantum 102 nama warga yang harus dipindahkan dari sana karena tempat mereka tinggal dibangun jadi Waduk Sermo. Peristiwa ini terjadi pada tahun 1990.
"Bisa dibilang Prasasti Bedol Desa ini istimewa untuk Waduk Sermo," kata Joko.
Ia mengatakan Prasasti Bedol Desa dibuat untuk mengenang peristiwa bersejarah tersebut. Sekaligus menghormati pengorbanan ratusan warga yang harus dipindahkan.
Joko juga menilai kehadiran prasasti tersebut bisa memberikan warna tersendiri untuk wisata Waduk Sermo. Adapun prasasti itu dibangun menggunakan Dana Keistimewaan.
"Setidaknya bisa menambah keindahan dan aksen wisata di Waduk Sermo," ujarnya.(alx)
| Ajang Lari SermoRun 2026 Akan Digelar Juli Mendatang di Waduk Sermo Kulon Progo |
|
|---|
| Buka Jogja Financial Festival 2026, Sultan HB X Dorong Falsafah "Gemi, Nastiti, Ngati-ati" |
|
|---|
| Strategi Sultan Atasi Kekerasan Remaja: Bentuk Tim Khusus Lintas Elemen |
|
|---|
| Sri Sultan HB X Minta Konsep RTH Eks TKP Abu Bakar Ali Diubah Jadi Taman Publik Estetis dan Nyaman |
|
|---|
| Biar Hemat dan Tidak Dianggap Mewah, Sri Sultan HB X Sederhanakan Garebeg Besar Tanpa Gunungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Gubernur-DIY-Sri-Sultan-HB-X-Resmikan-Prasasti-Bedol-Desa-di-Waduk-Sermo-Kulon-Progo.jpg)