Gagal Manuver Mundur, Calya Terperosok ke Parit Selokan Mataram

Pengemudi bermaksud memundurkan kendaraan untuk kembali ke jalan beraspal. Namun kendaraan justru masuk ke parit

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Yoseph Hary W
Istimewa
TERPEROSOK: Tangkapan layar media sosial saat Mobil Tokota Calya terperosok parit di Jalan Selokan Mataram, Dusun Karanglo, Purwomartani, Kalasan, Sleman, pada Jumat (29/5/2026) siang. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sebuah mobil Toyota Calya terperosok ke dalam parit di Jalan Selokan Mataram, Dusun Karanglo, Purwomartani, Kalasan, Sleman, pada Jumat (29/5/2026) siang. Kecelakaan tunggal ini terjadi diduga karena pengemudi kurang mengantisipasi situasi saat bermanuver memundurkan kendaraannya.

Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro mengatakan, mobil tersebut dikemudikan oleh M.R.S.P. (20), seorang warga Kota Salatiga. Peristiwa terperosok tersebut terjadi sekira pukul 13. 00 WIB.

Kronologi

Adapun kronologinya, berdasarkan keterangan yang diperoleh kepolisian, bermula ketika kendaraan melaju dari arah timur (Solo) menuju ke barat (Yogyakarta) di Jalan Selokan Mataram.

"Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi bermaksud memundurkan kendaraan untuk kembali ke jalan beraspal. Namun kendaraan justru masuk ke parit di sisi utara Selokan Mataram," katanya. 

Polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Pengemudi dilaporkan selamat tanpa mengalami cedera sedikit pun.

Meski demikian, mobil mengalami kerusakan pada bagian bemper depan kanan dan pintu depan kanan. Kerugian materi akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp2.000.000.

Pengemudi menolak ditangani polisi

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak cepat mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta berkoordinasi dengan piket lalu lintas Polsek Kalasan untuk penanganan lebih lanjut. 

"Pengemudi menolak ditangani kepolisian," katanya. 

Namun demikian, atas kejadian tersebut, pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan dan lebih waspada saat melakukan manuver di jalan raya, termasuk saat berhenti ataupun memundurkan kendaraan. 

"Utamakan keselamatan dengan memastikan area sekitar aman guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas," kata Argo.(*) 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved