Berita Purworejo

Bupati Purworejo Lantik Kepala Disdukcapil Purworejo dan 50 Pejabat Lain

Setelah berbulan-bulan kosong, kini jabatan kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Purworejo akhirnya terisi. 

Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Humas Pemkab Purworejo
Bupati Purworejo Yuli Hastuti, lantik Suryadi sebagai Kepala Disdukcapil Kabupaten Purworejo dan 50 pejabat lainnya di ruang Arahiwang, belum laam ini. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini

TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO - Setelah berbulan-bulan kosong, kini jabatan kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Purworejo akhirnya terisi. 

Jabatan tersebut saat ini ditempati oleh Suryadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Purworejo , Jawa Tengah. 

Bupati Purworejo , Yuli Hastuti, pun melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah Suryadi sebagai Kepala Disdukcapil Kabupaten Purworejo , pada Jumat (5/1/2024).

Selain Suryadi, Bupati Yuli juga melantik sebanyak 50 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo

Adapun, pejabat yang dilantik meliputi satu Pimpinan Tinggi Pratama, 18 jabatan administrator, 30 jabatan pengawas, dan mengukuhkan dua kepala Puskesmas. 

Sejumlah pejabat yang dilantik selain Suryadi, di antaranya Andang Nugerahatera yang sebelumnya Camat Loano kini menjadi Kabag Kesra Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Purworejo .

Baca juga: Purworejo Dapat Peringkat Pertama Penghargaan Kabupaten Peduli HAM Tingkat Jawa Tengah

Lalu, Dyah Sumanti Wulandriani yang semula menjabat Sekretaris Camat (Sekcam) Banyuurip, sekarang diangkat menjadi Camat Butuh. 

Bupati Yuli Hastuti mengatakan, di awal 2024 merasa perlu melakukan rotasi dan promosi jabatan mengingat ada kekosongan yang harus segera diisi.

Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan, penyegaran, dan  memacu kinerja pegawai. 

"Tentu dengan menyesuaikan dinamika yang terjadi seiring dengan pergantian pimpinan daerah. Agar kinerja Pemkab Purworejo secara keseluruhan dapat terselenggara secara optimal," kata Yuli.
 
Yuli meminta pelantikan tidak hanya dimaknai dari sudut pandang kepentingan organisasi saja.

Sebab, mutasi jabatan bukan sekadar penempatan figur-figur pejabat di jabatan dan kepentingan tertentu saja.

Melainkan termasuk dalam satu bagian pola pembinaan karier pegawai.

Lebih lanjut, Yuli berpesan kepada pejabat terlantik dan seluruh Aparatur Sipil Negeri (ASN) di Pemkab Purworejo agar bekerja sungguh-sungguh dilandasi jiwa pengabdian, integritas, dan loyalitas tinggi.

Serta menghindari segala bentuk praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) supaya tercipta pemerintahan yang bersih juga berwibawa. 

"Selain itu, juga senantiasa menjaga moral, etika, norma-norma sosial, dan agama yang berlaku. Sehingga dapat menjadi teladan yang baik bagi masyarakat. Kemudian untuk mewujudkan visi Purworejo Berdaya Saing 2025, tentu butuh dukungan birokrasi yang berkualitas," tandas dia. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved