Berita Jogja Hari Ini
10 Proyek Strategis Pemkot Yogya 2023 Berhasil Dituntaskan Tanpa Catatan
Sebanyak 10 proyek strategis yang digarap Pemkot Yogyakarta sepanjang 2023 berhasil terselesaikan secara tuntas tanpa catatan.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Sebanyak 10 proyek strategis yang digarap Pemkot Yogyakarta sepanjang 2023 berhasil terselesaikan secara tuntas tanpa catatan.
Deretan pekerjaan fisik itu meliputi, revitalisasi Pasar Sentul, Gedung Kemantren Gondomanan, Taman Budaya Embung Giwangan, TK Negeri 6, rehabilitasi di Jalan Gedongkuning dan Jalan Balirejo, Saluran Air Hujan (SAH) di Gondokusuman, serta sambungan saluran air limbah di Kadipaten dan Patehan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta , Hary Setyawacana, mengatakan, seluruh proyek tersebut dirampungkan selaras masa kontrak sehingga tidak ada pihak ketiga yang dikenakan sanksi.
Menurutnya, kontraktor tidak menemui kendala berarti dalam proses pengerjaan, sehingga proyek pun bisa selesai sesuai target yang disepakati.
"Alhamdulillah dari 10 proyek strategis itu semuanya selesai 100 persen, sesuai dengan kontraknya," tandas Hari, usai meninjau Kantor Kemantren Gondomanan, Kota Yogyakarta , Selasa (2/11/2023).
Baca juga: Pemkot Yogyakarta Sebut Perayaan Malam Tahun Baru di Malioboro Berlangsung Kondusif
Dijelaskan, khusus Kantor Kemantren Gondomanan, pihaknya membangun sebuah gedung baru yang berlokasi di Jalan Brigjend Katamso No. 93 Kota Yogyakarta .
Kantor anyar tersebut dibangun di atas lahan seluas 650 meter persegi dengan kelengkapan tiga lantai dan pendopo, sehingga dipastikan lebih representatif dibandingkan gedung lama di Jalan Ibu Ruswo.
"Ini sudah cukup representatif. Harapannya bisa memberikan kenyamanan untuk warga masyarakat dalam mengakses pelayanan," ucapnya.
Di samping itu, dalam paket tersebut, Dinas PUPKP sekaligus merealisasikan rumah dinas mantri pamong praja yang menyatu dengan kompleks kantor kemantren.
Ia berharap, rumah dinas bisa ditempati, supaya ketugasan mantri pamong praja sebagai ujung tombak pelayanan di wilayah semakin efektif saat dibutuhkan koordinasi sewaktu-waktu.
"Kami buatkan untuk tempat tinggal Pak Mantri, sehingga memang biar dekat pelayanannya. Harapan kami, ini bisa meningkatkan layanan pada masyarakat, sesuai dengan kewenangan PU, adalah memberikan fasilitas prasarananya," jelasnya.
"Itu memang kami upayakan, jika luasannya memadai, rumah dinas mantri pamong praja dibangun di lokasi yang sama. Sepanjang kebutuhan ruang pelayanan sudah tercukupi," imbuh Hari. ( Tribunjogja.com )
| El Nino Godzilla 2026: BMKG Prediksi Suhu Musim Kemarau Panjang di Yogyakarta |
|
|---|
| Tanggapan Warga Soal Wacana Pembatasan Kendaraan Bermotor di Jeron Beteng Keraton Yogyakarta |
|
|---|
| Hadapi Puncak Musim Penghujan, BPBD Kota Yogyakarta Pantau Sungai 24 Jam |
|
|---|
| Tepati Janji! Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Copot Seluruh Baliho Bermuatan Wajahnya |
|
|---|
| Mengapa Jembatan Pandansimo Berubah Nama Jadi Jembatan Kabanaran? Ini Sejarahnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/10-Proyek-Strategis-Pemkot-Yogya-2023-Berhasil-Dituntaskan-Tanpa-Catatan.jpg)