Pelat Nomor Palsu Bakal Terjebak di Gerbang Tol Jika Sistem Ini Diterapkan
Polisi siapkan sistem canggih bernama Radio Frequency Identification (RFID).
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com - Ke depan mobil berpelat palsu akan kejebak di gerbang tol.
Ini karena Polisi siapkan sistem canggih bernama Radio Frequency Identification (RFID).
Sistem ini memiliki sejumlah fungsi yang terintegrasi dengan sistem berbasis komputerisasi.
Hal ini juga mencegah penggunaan pelat nomor khusus palsu yang digunakan oleh pihak tak bertanggung jawab.
"Karena ke depan nanti saya bilang semua kendaraan akan saya gunakan RFID. Baik motor atau pun mobil," kata Dirregident Kolantas Polri, Brigjen Pol Yusri Yunus di Jakarta, (20/12/23) dikutip dari GridOto.
"Pernah saya ekspose bahwa apa kegunaan RFID ini nanti, termasuk di tol nanti kalau masuk, kemudian tidak ada database dan tidak terbaca di RFID ini pintu tol tidak akan terbuka," sambungnya.
Untuk itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementrian PUPR untuk membahas kembali lebih lanjut sistem tersebut.
"Inilah yang akan kami laksanakan secepatnya. Makanya kalau ada yang menggunakan nomor palsu, mobilnya bodong, mobil curian, masuk ke tol tidak akan terbuka tol itu," sebut Yusri.
"Ya, patut dicurigai, kendaraan tersebut adalah kendaraan tidak benar," tegasnya.
Nantinya RFID pada pelat nomor ini akan memudahkan sistem tilang elektronik atau E-TLE.
Selain itu, sistem ini memungkinkan pengemudi membayar tol tanpa perlu berhenti ataupun menyentuh.
RFID ini bisa digunakan untuk banyak hal, seperti E-Toll, E-Parking, E-TLE, ERP atau jalan berbayar, dan sistem ini juga akan membuat pelat menjadi sulit dipalsukan.
Sistem RFID ini sudah banyak digunakan di sejumlah negara.
Sistem ini dianggap praktis karena dapat terintegrasi dengan sistem lain, misalnya pembayaran tol, parkir, hingga memantau pelanggaran lalu lintas.
Nopol Khusus dan Rahasia
Kasus Motor Pelat Merah Samsat Terdaftar Purworejo Nunggak Bayar Pajak |
![]() |
---|
Pajak Motor Pelat Merah Nopol AA 6081 XC Telat 1 Bulan 19 Hari |
![]() |
---|
Operasi Patuh 2025, Kakorlantas Sebut Angka Kecelakaan Turun |
![]() |
---|
Kakorlantas Libatkan Para Pakar, Diskusi Susun Rekomendasi Tangani ODOL |
![]() |
---|
Operasi Patuh 2025 Dimulai Hari Ini, Berikut Pelanggaran yang Bakal Ditindak Tegas Kepolisian |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.