Bondho Gongso, Pewaris Sekaligus Pengrajin Alat Gamelan yang Masih Bertahan

Kendang merupakan suatu alat musik tradisional yang terbuat dari kayu dan juga kulit sapi maupun kerbau.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Proses pembuatan kendang di Bondho Gongso 

Selain itu pemasangan tebokan juga tidak bisa menggunakan tangan kosong, terdapat beberapa alat pendukung yang berguna untuk memudahkan pemasangan kulit.

Untuk pemasangan kulit pada kendang biasanya memakan waktu paling lama satu hari, tergantung tingkat kesulitan dan kerusakan yang terjadi pada kendang.

Ukuran tebokan juga tergantung dari jenis kendang dan menyesuaikan terhadap ukuran kendang yang akan dibuat.

Bondho Gongso sendiri menerima pesanan sesuai permintaan.

Setiap pengrajin gamelan memiliki teknik tersendiri dalam pemasangan kulit kendang, foto berikut
menggambarkan proses pemasangan janget dan tebokan.

Juga dibutuhkan keterampilan dalam pemasangan kulit kendang, tebal dan tipisnya kulit sangat berpengaruh terhadap bunyi yang dihasilkan, selain itu soh atau cincin pada kendang juga sangat berperan terhadap suara yang dihasilkan.

Karena soh/cincin tersebut digunakan untuk mengatur tebokan yang akan dipukul, tebokan terbuat dari kulit sapi
maupun kerbau oleh karena itu seiring berjalannya waktu juga dapat mengalami pemuaian, hal itu dapat
diatasi dengan soh/cincin tersebut untuk mengencangkan kembali tebokan dikarenakan semakin sering
kendang digunakan maka seiring berjalannya waktu tebokan juga akan mengalami pengendoran.

Dalam pemasangan tersebut, tali janget dihubungkan di bibir tebokan atau wengkon dan dikaitkan kembali pada
tebokan sebaliknya, lalu dikencangkan menggunakan soh/cincin yang sudah dipasangkan.

Gamelan memiliki banyak sekali jenis dan memiliki kegunaannya masing-masing.

Pada permainan musik tradisional, gamelan akan saling melengkapi satu sama lain, seperti halnya dengan kehidupan manusia, setiap manusia pastinya akan selalu membutuhkan satu sama lain agar dapat tercapainya suatu interaksi sosial.

Begitupun juga gamelan, agar dapat menyelesaikan suatu langgam atau lantunan nada ataupun mengiringi sebuah tarian akan melibatkan beberapa jenis gamelan yang akan digunakan.

Kendang dan gong memiliki keunikan tersendiri dalam sebuah gamelan, seperti kendang yang merupakan otak dari jalannya gamelan, ataupun gong yang merupakan gamelan yang digantungkan dan dibunyikan di akhir
sebuah langgam atau lantunan irama gamelan Jawa. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved