BKKBN DIY Paparkan Program Bangga Kencana dan PPS Semester I Tahun 2023, Ini Hasilnya
Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Andi Ritamariani menyampaikan, hingga Agustus 2023, capaian peserta KB baru di DIY sebesar 47,42 persen
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Hari Susmayanti
Kesuksesan program KB menurutnya dilatarbelakangi oleh banyak faktor di antaranya komitmen yang tinggi dari pemerintah di berbagai tindakan melalui kampanye perubahan sikap dan perilaku penyediaan layanan kontrasepsi dan integrasi konsep pelayanan yang berbasis komunitas.
Saat ini, program bangga kencana tetap menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
Terkait capaian program bangga kencana 2022, hasil indikator kinerja utama BKKBN lewat pendataan keluarga pada 2022 di antaranya angka kelahiran total pada usia subur 15-49 tahun dari target 2,21 persen sudah tercapai 2,14 persen.
Angka kelahiran remaja usia 15-19 tahun dari target 21 persen tercapai 22,8 persen.
Angka prevalensi kontrasepsi modern dari target 62,54 persen tercapai 59,4 persen. Unmet need dari target 8 persen, masih di angka 14,7 persen.
Usia kawin pertama (MOKP) dari target 22 persen tercapai 21 persen. Indeks pembangunan keluarga 57 persen tercapai 56,07 persen. Putus pemakaian kontrasepsi dari target 23,10 persen tercapai 21,6 persen.
Menurutnya, masih ada beberapa capaian program yang belum sesuai harapan.
Misalnya unmeet need yang masih tinggi sehingga diperlukan strategi yang lebih baik untuk menurunkan.
Di sisi lain, keberhasilan capaian program Bangga Kencana ditentukan dari tingginya komitmen pemerintah bersama seluruh mitra kerja serta kesadaran masyarakat terhadap pengaturan kehamilan.
Pelayanan KB di rumah sakit utamanya KB pasca persalinan masih perlu ditingkatkan. Dikarenakan jika pasangan usia subur tidak menggunakan kontrasepsi pasca persalinan menyebabkan jarak persalinan yang terlalu rapat sehingga berakibat pada meningkatnya angka kematian ibu dan bayi.
Selain itu, memperbesar peluang terjadinya kehamilan tidak diinginkan.
"Pelayanan KB pasca persalinan bisa menjadi peluang strategi dalam kasus stunting," pungkasnya
Dalam kesempatan ini, juga dilakukan penandatanganan MoUantara BKKBN DIY dengan Dinas Koperasi dan UKM DIY. (scp)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/BKKBN-DIY-Paparkan-Program-Bangga-Kencana-dan-PPS-Semester-I-Tahun-2023-Ini-Hasilnya.jpg)