Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Pemda DIY Dukung Kelanjutan Program Pemagangan Tenaga Kerja ke Jepang

Program pemagangan tenaga kerja DIY ke Jepang ini sempat dihentikan selama beberapa tahun akibat pandemi Covid-19.

Tayang:
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemda DIY mendukung kelanjutan kerja sama program pengembangan sumber daya manusia dengan yayasan pendidikan dan pelatihan International Talent Development Association (ITDA) atau Suruga Miyagawa Corp dengan melakukan pemagangan tenaga kerja DIY ke Jepang.

Program itu sempat dihentikan selama beberapa tahun akibat pandemi Covid-19.

Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X mengatakan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) DIY akan terus berupaya mempersiapkan calon peserta magang yang sesuai dengan kualifikasi yang ditentukan.

“Saya mewakili teman-teman semua kami siap asal ada kejelasan kualifikasinya. Mungkin usia, mungkin juga tingkat kompetensi kecakapan dan lain sebagainya. Kami juga ingin kerja sama ini bisa terus berlanjut. Nanti kami pilihkan orang-orang yang berkomitmen,” tutur Sri Paduka saat menerima audiensi Direktur Harian Asosiasi ITDA/Suruga Miyagawa Corp, Tsuyoshi Miyagawa beserta rombongan pada Jumat (6/10/2023).

Baca juga: Jalin Kerja Sama, Mahasiswa UGK  Berpeluang Magang hingga Bekerja di Perusahaan Jepang

Sri Paduka menyampaikan, apabila pihak Suruga Miyagawa membutuhkan tenaga kerja magang di bidang kuliner, DIY sendiri memiliki lulusan SMK jurusan Tata Boga dengan pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni.

“Tingal sebetulnya standar kompetensi yang diminta itu apa. Itu bisa diatur,” ujar Sri Paduka.

Kepala Disnakertrans DIY Aria Nugrahadi mengutarakan, program kerja sama dengan Suruga Miyagawa ini merupakan program pemagangan SDM DIY ke beberapa perusahaan yang ada di Jepang .

Pihaknya sendiri akan berkoordinasi lebih lanjut bersama Disdikpora DIY untuk mempersiapkan para tenaga kerja magang sesuai kualifikasi permintaan yang dibutuhkan oleh perusahan Jepang terkait.

“Terkait dengan kualifikasi program pemagangan maupun pekerja di Jepang, salah satunya adalah kompetensi penguasaan bahasa Jepang . Itu juga merupakan bagian dari tantangan kita yang ada di DIY. Kalau dari aspek skill dan kompetensi teknisnya itu sudah dipersiapkan oleh vokasi yang ada di SMK maupun yang di universitas,” jelas Aria.

Dikatakan Aria, program kerja sama dengan Suruga Miyagawa ini sejatinya memang menitikberatkan pada program pemagangan.

Namun pada kunjungan kali ini, pihak Suruga Miyagawa juga membuka kesempatan lanjutan bagi para tenaga kerja magang yang telah menyelesaikan masa magang sesuai ketentuan yang disepakati untuk dapat melanjutkan untuk bekerja di Jepang .

“Itu tentu saja menjadi satu peluang yang nantinya bisa kita optimalkan untuk mempersiapkan angkatan kerja kita yang mempunyai minat untuk bekerja di luar negeri khususnya di Jepang ,” kata Aria.

Baca juga: Sekolah Vokasi UGM Inisiasi Kurangi Pengangguran Lewat Program Dunia Magang Dunia Industri

Permintaan terkait tenaga kerja magang DIY dari pihak Suruga Miyagawa hingga kini berjalan dinamis sesuai kebutuhan perusahaan di Jepang

Ketika program magang ini mulai dapat dilanjutkan kembali sekitar April 2022 lalu, Suruga Miyagawa pun membuka peluang magang dengan kuota berkisar antara 35-50 tenaga kerja.

Kepala Dikpora DIY Didik Wardaya saat ditemui usai turut hadir dalam audiensi tersebut berharap, program magang yang ditawarkan pihak Suruga Miyagawa yang mayoritas diperuntukkan bagi lulusan mahasiswa dapat diperuntukkan pula bagi para lulusan pendidikan menengah/SMK.

“Kita juga menyiapkan terkait dengan calon-calon tenaga kerja kelas terampil di SMK kita cukup banyak sesuai dengan jurusan-jurusan yang dibutuhkan di sana. Hanya memang kita harus mendorong terkait dengan kemampuan berbahasa jepangnya itu,” ucap Didik. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved