Berita Jogja Hari Ini
DPKP DIY Sebut Belum Ada Laporan Sawah Puso Imbas Musim Kemarau Panjang
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY menyebut belum menerima laporan adanya sawah puso atau gagal panen imbas musim kemarau yang melanda
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY menyebut belum menerima laporan adanya sawah puso atau gagal panen imbas musim kemarau yang melanda DIY selama beberapa bulan terakhir.
Kepala DPKP DIY, Sugeng Purwanto mengungkapkan, guna mengantisipasi gagal panen, petani di wilayah DIY telah diminta untuk memilih tanaman yang memiliki ketahanan sesuai musim.
Misalnya dengan menanam tanaman palawija dan hortikultura sepanjang musim kemarau karena tanaman tersebut tidak terlalu membutuhkan banyak air.
Selain itu, sejak panen raya bulan Maret-April telah dilakukan percepatan tanam terutama di lahan-lahan tadah hujan.
"Kita lebih memilih palawija yang tahan kekeringan misalnya jagung dan kedelai. Atau tanaman holti seperti cabai, bawang merah bagi wilayah DIY yang memiliki sumur ladang," ungkap Sugeng, Selasa (3/10/2023).
Sugeng mengaku telah mendengar informasi adanya petani yang lahannya mengalami kekeringan di musim kemarau ini. Namun sejauh ini belum ada laporan secara formal yang diajukan sehingga DPKP DIY belum turun tangan.
Menurutnya, penanganan masalah kekeringan masih bisa dilakukan oleh dinas pertanian di tingkat kabupaten.
"Sudah ada gejolak, bisik-bisik gitu lahan saya kering. Tapi laporan resminya belum, walaupun kami tetap siap untuk antisipasi ya. Ini kemarin yang pasti di Gunungkidul," jelasnya.
"Memang kami bahu membahu. Provinsi alternatif terakhir, kalau kabupaten memungkinkan ya jadi sementara masih mereka untuk penanganannya," sambungnya.
Di musim kemarau ini DPKP DIY juga menyiagakan peralatan pompa air untuk digunakan apabila ada area pertanian mengalami kekeringan.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada petani yang mengajukan permohonan bantuan pompa air tersebut.
"Untuk saat ini belum ada yang secara formal meminta. Sejauh ini kami belum turun karena belum ada permintaan formal dari lapangan tapi," ujarnya. (tro)
KENAPA Cuaca di Yogyakarta Terasa Dingin Akhir-akhir Ini? Ini 5 Fakta Menariknya |
![]() |
---|
Kronologi 3 Wisatawan Asal Sragen dan Karanganyar Terseret Ombak di Pantai Parangtritis |
![]() |
---|
Banyak Moge Harley Davidson Lewat Jogja, Ada Event Apa? |
![]() |
---|
Produsen Anggur Merah Kaliurang Buka Suara, Produksi Dihentikan, Produk Ditarik dari Pasaran |
![]() |
---|
INFO Festival Durian Jogja di Sleman Ada All You Can Eat dan Lomba Makan Durian 26-29 Januari 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.