Wawancara Eksklusif Bareng Arsjad Rasjid

Ganjar Berasal dari Rakyat Biasa, Mengerti Perasaan Rakyat

Mohammad Arsjad Rasjid Prabu Mangkuningrat mulai efektif menjalankan tugas sebagai Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Presiden, sejak Rabu.

|
Editor: ribut raharjo
Tribunnews/Jeprima
Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Presiden Arsjad Rasjid saat menjadi narasumber pada sesi wawancara dengan Tribunnews di Gedung Tribun Network, Jakarta Pusat, Senin (25/9/2023). 

Akhirnya keputusannya adalah saya mengambil posisi Ketua TPN. Dan saya menonaktifkan diri saya di Kadin serta di Indika Energy. Jadi mengapa dipilih saya nggak tahu juga. Tapi sudah kehormatan dan sekarang bagaimana nih membawa TPN.

Apa yang ada dalam pikiran anda mengenai tugas-tugas selaku ketua tim pemenangan calon presiden?

Saya membayangkan TPN ini, saya kan nggak ngerti politik. Tadinya saya belajar korporasi, belajar organisasi, sekarang belajar mengenai sosial politik. Aku membayangkan yang enteng-enteng opo iki TPN. Jadi di otak saya membayangkan ini seperti PT joint venture namanya PT PTN GP.

Aku mungkin jadi direktur utama (dirut) di situ kan, yang lainnya pemegang saham. Dengan demikian, partai-partai pemegang saham, saya bilang nggak boleh hanya pemegang saham, kalau sekarang di Amerika bukan lagi nilai pemegang saham tapi nilai pemangku kepentingan (stakeholder).

Dalam hal ini relawan dan rakyat menjadi stakeholder. Nah itu yang saya wakili bukan partai. Nah dengan demikian, yang coba saya tanggung seperti perusahaan bahwa saya punya produk namanya Ganjar Pranowo.

Dari situ saya harus mempelajari dan bagaimana sekarang caranya masyarakat di Indonesia dari Sabang sampai Merauke semuanya bisa mengetahui dan aware terhadap Ganjar Pranowo. Akhirnya bagaimana supaya setelah itu istilahnya membeli atau memilih Ganjar Pranowo.

Sekarang saya menjalankannya seperti bisnis. Dan memikirkan apa yang terbaik untuk bisa melaksanakan hal itu.

Anda diumumkan pada 4 September 2023, pertama kali mendengar akan jadi Ketua TPN kapan tepatnya?

Waktu itu ada namanya gosip-gosip, ada yang bilang ke saya selamat ya kejadiannya sebelum 4 September. Saya bilang selamat apa? Saya bilang lho elo kok lebih tahu dari pada gue.

Tapi memang ada yang ajak bicara saya dari teman di partai. Waktu itu masih sebatas non-formal ngobrol-ngobrol biasa saja. Keputusan sejak tanggal 4 September itu baru saya tahu kalau saya resmi dipilih.

PROFIL Arsjad Rasjid Ketua TPN Ganjar Pranowo, Ternyata Lulusan Pepperdine University
PROFIL Arsjad Rasjid Ketua TPN Ganjar Pranowo, Ternyata Lulusan Pepperdine University (TRIBUN NETWORK)

Seberapa dalam Anda mengenal Ganjar Pranowo?

Saya sudah mengenal cukup lama. Cuma, memang beberapa waktu ini saya semakin mendekat ke Mas Ganjar. Saya coba bicara dengan beliau, mendengarkan. Saya cukup amaze dan buat saya, beliau pemikirannya cukup dalam, sangat cerdas dalam melihat sesuatu.

Hal yang mengesankan buat saya satu, keluarga saya mungkin, ayah ibu kelas menengah. Sedangkan Mas Ganjar terlahir dari keluarga yang tidak semapan keluarga saya.

Di mana beliau merasakan proses kehidupan. Dari bawah, seorang rakyat biasa, yang naik kelas merasakan suatu proses. Saya juga mau mengingat pada diri saya, karena mungkin, saya mengetahui masalah dan segala macam, tapi yang paling hebat membuat keputusannya lebih pas gitu lho.

Nah mas Ganjar ini mengerti suara rakyat. Nah lebih lanjut lagi, beliau sudah mengerti dan mau tahu apa yang rakyat butuhkan. Ini dengan perasaan, bukan hanya istilahnya tahu-tahu doang kalau informasi. Tahu mendetail soal rakyat, seperti Pak Jokowi.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved