Rematik
Mitos atau Fakta? Mandi Malam Jadi Pemicu Rematik
Mandi malam tidak menyebabkan rematik namun air dan udara dingin memicu pengaruh sendi sehingga membuat persendian semakin nyeri
Penulis: Santo Ari | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM - Rematik menjadi salah satu penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia, tak hanya orang tua, bahkan anak muda pun banyak mengulhkan penyakit ini.
Keluhan rematik pada umumnya meliputi gejala kaku, nyeri sampai keterbatasan gerak sendi, yang biasanya menetap dan progresif.
Rematik merupakan peradangan pada sendi yang disebabkan oleh pengapuran sendi, dan menyebabkan penderita penyakit ini mengalami nyeri sendi dan keterbatasan gerak.
Banyak yang beranggapan bahwa salah satu penyebab rematik dikarenakan mandi malam.
Sementara bagi sebagian orang, mandi malam dilakukan apalagi setelah seharian bekerja di luar ruangan, atau sehabis olahraga yang membuat badan berkeringat.
Baca juga: Alasan Mengapa Minum Obat dengan Teh Manis Tidak Dianjurkan, Ini Penjelasannya
Apakah mandi malam menyebabkan rematik?
Mandi pada malam hari menyebabkan rematik hanyalah mitos belaka.
Mandi malam tidak menyebabkan rematik namun air dan udara dingin memicu pengaruh sendi sehingga membuat persendian semakin nyeri, atau otot menjadi kaku.
Hal ini pun lumrah dialami seorang jika tidak kuat dingin.
Sehingga mandi malam dengan air dingin tidak dianjurkan. Tetapi yang dianjurkan adalah air hangat.
Faktor Penyebab Rematik
Penyakit rematik ditandai dengan nyeri dan peradangan pada sendi.
Kondisi ini merupakan penyakit autoimun, yakni kondisi ketika sistem imun pada tubuh seseorang menyerang sel-sel tubuhnya sendiri.
Pada kenyataannya, faktor risiko yang dapat menimbulkan rematik antara lain usia, jenis kelamin, pola makan, aktivitas, dan genetik.
Sementara tiga faktor utama yang dapat mempengaruhi kekambuhan dari rematik yaitu tingkat pengetahuan dari si penderita, pekerjaan/ aktivitas sehari-hari, dan pola makan yang tinggi susu dan produk jeroan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/rheumatoid-arthritis-atau-rematik.jpg)