Mayoritas Air Minum Galon Pertahankan Kemasan Polikarbonat, Ini Alasannya
Pemilihan kemasan tidak bisa sembarangan dilakukan dan tentu ada alasan mengapa perusahaan makanan atau minuman menggunakannya.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Nugraha menjelaskan, pemilihan kemasan tidak bisa sembarangan dilakukan dan tentu ada alasan mengapa perusahaan makanan atau minuman menggunakannya.
"Dan soal keamanannya, itu, kan, sudah ada aturan dari BPOM, bahwa kemasan yang digunakan itu harus food grade," cetusnya.
Sementara, Dosen IPB lainnya, Purwiyatno Hariyadi, mengatakan, laju perubahan mutu produk pangan dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari kondisi bahan baku sampai pada kondisi penyimpanan.
Menurutnya, dalam upaya mengelola mutu produk pangan, semua faktor-faktor ini perlu diidentifikasi dengan baik, sehingga upaya penjaminan mutu sampai produk tersebut diterima dan dikonsumsi konsumen bisa dicapai.
Ia menyebut, semua kemasan, baik itu berupa kaleng, galon, dan lain-lain, mempunyai peranan sangat penting dalam melindungi produk yang dikemas.
"Karena itu, pemilihan bahan pengemas harus dilakukan secara tepat, dengan memperhatikan interaksi antara bahan pangan, bahan pengemas dan lingkungannya. Jadi, potensi kerusakan bahan pangan bisa dikendalikan," tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Apa-Itu-Zat-Antimon-yang-Ada-di-Kemasan-Galon-Air-PET-Sekali-Pakai-Begini-Penjelasan-Pakar-Kimia.jpg)