Berita Sleman Hari Ini

Jembatan Bonjotan Penghubung Antar Padukuhan di Sardonoharjo Sleman Kembali Bisa Dipakai 

Jembatan di Jalan Bonjotan, Kalurahan Sardonoharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman rusak akibat banjir aliran sungai Klanduan pada Oktober 2022 lalu.

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Dok Pemkab Sleman
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menggunting pita tanda diresmikannya jembatan Bonjotan di Kalurahan Sardonoharjo, Ngaglik, Senin (18/9/2023). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Jembatan di Jalan Bonjotan, Kalurahan Sardonoharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman rusak akibat banjir aliran sungai Klanduan pada Oktober 2022 lalu.

Warga tidak bisa mengakses jembatan. Kini jembatan sepanjang 7 meter yang rusak itu telah diperbaiki dan diresmikan.

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, pada Senin (18/9/2023). 

Baca juga: Marak Aktivitas Buang Sampah Sembarangan di DIY, Sri Sultan HB X: Masyarakat Belum Terbiasa

Bupati dalam sambutannya mengapresiasi semua pihak yang telah membantu kelancaran kegiatan pembangunan jembatan Bonjotan tersebut.

Menurut dia, perbaikan jembatan dapat memudahkan aksesibilitas dan mobilitas warga Bonjotan dan sekitarnya.

"Tentunya dengan kemudahan mobilitas ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya sehingga dapat menggerakkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," ujar dia. 

Kustini mengungkapkan, perbaikan jembatan yang merupakan akses penghubung 4 padukuhan ini merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan potensi sekitar wilayah Sardonoharjo Ngaglik.

Menurut dia Keberadaan sarana jembatan yang memadai dapat mendorong dan memacu masyarakat maupun dusun-dusun disekitarnya untuk melakukan berbagai aktifitas sosial maupun ekonomi.

"Saya juga berpesan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan ini agar dapat bermanfaat dan dan berfungsi optimal dalam jangka waktu yang panjang," tuturnya. 

Dukuh Candirejo, Sardonoharjo Sugeng Riyanto dalam laporannya menyampaikan, rehabilitasi jembatan desa ini dilaksanakan selama lebih kurang 3 bulan.

Mulai 21 Mei hingga 15 Agustus 2023. Sumber dana berasal dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Sleman sebesar Rp 180 juta dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kalurahan (APBKal) sebesar Rp 50 juta. (rif)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved