Rangkuman Pengetahuan Umum
Apa Itu Limbah Nuklir? Bagaimana Bahaya dan Dampaknya Terhadap Lingkungan dan Manusia
Limbah Nuklir merupakan hasil dari berbagai aktivitas yang melibatkan bahan radioaktif, seperti pembangkitan listrik nuklir dan penelitian nuklir.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM- Limbah nuklir, kerap kali membuat rasa was-was bagi masyarakat di dunia.
Namun, seberapa dalam pengetahuan umum kita tentang Limbah nuklir?
Bagaimana dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan manusia?
Bagaimana jika limbah nuklir tersebut dilepaskan ke laut.
Apa Itu Limbah nuklir?

Limbah nuklir merupakan hasil dari berbagai aktivitas yang melibatkan bahan radioaktif, seperti pembangkitan listrik nuklir dan penelitian nuklir.
Limbah tersebut mengandung zat-zat radioaktif yang dapat memancarkan radiasi berbahaya bagi umat manusia dan lingkungan.
Jenis Limbah nuklir dapat dibedakan menjadi limbah radioaktif rendah, sedang, dan tinggi, tergantung pada tingkat aktivitas radioaktifnya.
Dampak Pembuangan Limbah nuklir ke Laut

Pembuangan Limbah nuklir ke laut telah menjadi perdebatan panjang dalam komunitas ilmiah dan lingkungan. Dampaknya bisa sangat merugikan bagi lingkungan dan manusia.
Limbah nuklir yang dilepaskan ke laut dapat terbawa arus dan menyebar ke berbagai wilayah.
Hal tersebut dapat mencemari ekosistem air laut dan berpotensi mengakibatkan mutasi genetik pada biota laut serta dapat masuk ke dalam rantai makanan, mencapai manusia melalui mengkonsumsi makanan laut dapat mengganggu keseimbangan keragaman hayati.

Bagi Manusia, terutama kita yang sangat bergantung pada sumber garam laut, sang setiap hari kita butuhkan.
Limbah nuklir juga dapat mengkontaminasi garam laut, hal tersebut berpotensi mengundang resiko kesehatan bagi para konsumen yang mengkonsumsinya.
Perlu diketahui juga dampak dari pembuangan limbah nuklir, dapat memungkinkan terjadinya Hujan Asam.

Hujan Asam adalah hasil dari reaksi kimia antara gas emisi seperti Sulfur Dioksida (SO2) dan Nitrogen Dioksida (NO2) dengan uap air di atmosfer.
Hal ini berkaitan erat dengan aktivitas manusia seperti pembakaran bahan bakar fosil. Ketika Hujan Asam turun ke tanah, dapat merusak tumbuhan, mengasamkan perairan dan bahkan merusak bangunan.
Hujan Asam juga dapat merusak lahan pertanian, mengurangi kualitas air, serta merusak ekosistem air tawar dan laut.
Paparan jangka panjang terhadap Hujan Asam dapat mengganggu fungsi paru-paru dan memperburuk kondisi pernafasan pada Manusia
Selain merusak lingkungan, Limbah nuklir dan Hujan Asam dapat mengganggu ekonomi.
Kerusakan pada lingkungan dan kesehatan manusia berpotensi mengakibatkan biaya medis yang tinggi, pengangguran produktivitas pertanian, kerugian dalam sektor pariwisata.

Saat ini Jepang sedang menjadi sorotan global bagi media di berbagai dunia, karena kontroversinya untuk membuang air limbah nuklir yang dihasilkan oleh pembangkit listrik nuklir di Fukushima ke Samudera Pasifik.
Tindakan ini mendapatkan perhatian dan kecaman dari masyarakat internasional dan menghasilkan perdebatan tentang dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan manusia.
Dalam menjaga planet kita ini bagi generasi mendatang, penting bagi kita untuk terus memahami dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan.
Melalui edukasi, penelitian, dan tindakan berkelanjutan, kita dapat mengurangi resiko dampak negatif yang ditimbulkan oleh limbah nuklir, hujan asam dan fenomena lingkungan lainnya.
Tetapi kondisi tersebut telah terganggu oleh Jepang yang memutuskan untuk membuang limbah nuklir. Sungguh miris bagaimana nasib lingkungan di planet kita nanti.
Meskipun Jepang sering kali dianggap sebagai negara yang sangat menjaga kebersihan, namun nyatanya tindakan membuang Limbah nuklir ini menunjukkan sisi lain yang mengkhawatirkan.
Upaya Mengatasi Dampak
Mengatasi dampak limbah nuklir memerlukan tindakan hati-hati dalam pembuangan, pengolahan, dan penyimpanannya. Sementara itu, mengurangi emisi gas yang menyebabkan hujan asam memerlukan peralihan ke sumber energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan.
(MG Rika Pramudya Aksanti)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.