Rangkuman Ilmu Pengetahuan

Kenapa Air Laut Bisa Pasang Surut? Berikut Pengertian, Penyebab, Jenis, dan Manfaatnya

Pernahkah anda melihat air laut yang penuh kemudian tiba-tiba menjadi berkurang? Hal tersebut adalah sebuah peristiwa pasang surut air laut.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
pixabay
Peristiwa Pasang Surut Air Laut: Pengertian, Penyebab, Jenis, dan Manfaatnya 

TRIBUNJOGJA.COM – Pernahkah anda melihat air laut yang penuh kemudian tiba-tiba menjadi berkurang?

Hal tersebut adalah sebuah peristiwa pasang surut air laut.

Peristiwa ini terjadi karena adanya gaya gravitasi matahari dan bulan.

Sebagian besar orang pasti berpikir bahwa penyebab lainnya dari pasang surut air laut adalah bulan purnama.

Ketika bulan purnama, maka air laut akan naik tinggi menuju garis pantai atau menjadi sengat surut menjauhi garis pantai.

Baca juga: Potensi Gelombang Tinggi Terjadi di Laut Selatan Yogyakarta Selama Dua Hari

Mengutip dari Kompas.com, peristiwa pasang surut air laut merupakan fenomena flukturasi antara ketinggian dan kedalaman permukaan laut karena pengaruh gaya gravitasi benda-benda langit, terutama matahari dan bulan.

Peristiwa pasang merupakan air laut bergerak naik sampai batas terjauh dari garis pantai.

Sedangkan surut yaitu turunnya permukaan air laut yang bergerak menjauhi garis pantai.

Adanya rotasi bumi, satu tempat ada kemungkinan bisa mengalami dua kali pasang dan dua kali surut air laut.

Naik turunnya air laut tanpa perpindahan masa biasa disebut dengan gelombang, sehingga adanya pasang surut air laut ini termasuk dengan gelombang.

Penyebab Pasang Surut Air Laut

Perubahan pasang surut terjadi karena daya tarik gravitasi yang dihasilkan oleh bulan dan matahari.

Gaya tarik ini memengaruhi massa air laut, menghasilkan gelombang di permukaan air laut.

Gravitasi bulan memiliki pengaruh paling dominan karena daya tariknya lebih kuat daripada gaya tarik yang berasal dari matahari.

Baca juga: Arti Mimpi Tenggelam atau Hanyut di Laut, Konon Pertanda Baik Menurut Primbon Jawa

Selain itu, jarak bumi dan bulan yang lebih dekat daripada dengan matahari juga memengaruhi terjadinya pasang surut air laut.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved