Rangkuman Ilmu Pengetahuan
Kenapa Air Laut Bisa Pasang Surut? Berikut Pengertian, Penyebab, Jenis, dan Manfaatnya
Pernahkah anda melihat air laut yang penuh kemudian tiba-tiba menjadi berkurang? Hal tersebut adalah sebuah peristiwa pasang surut air laut.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
Untuk pasang laut sendiri terjadi ketika jarak bulan purnama dengan air laut sangat dekat.
Hal tersebut bisa menyebabkan permukaan air laut menjadi naik.
Sedangkan ketika air laut surut, bulan purnama atau bulan baru sedang tidak terjadi dan jaraknya tidak dekat dengan air laut.
Kondisi air laut surut juga dikenal dengan nama pasang perbani.
Jenis-Jenis Pasang Surut Air Laut
Pasang naik dan pasang surut air laut dibagi menjadi dua berdasarkan letak posisi matahari, bumi, dan bulan.
Dua jenis pasang naik dan pasang surut air laut adalah pasang laut perbani dan pasang laut purnama.
Berikut adalah penjelasannya:
- Pasang Surut Perbani

Pasang surut perbani juga bisa disebut dengan neap tides.
Pasang surut ini terjadi ketika bumi, bulan, dan matahari membentuk sudut tegak lurus.
Biasanya juga terjadi pada saat bulan berada pada fase paruh akhir dan paruh awal.
Pada saat itu, akan dihasilkan sebuah pasang naik yang rendah dan pasang surut yang tinggi.
- Pasang Surut Purnama

Penyebutan lain dari pasang surut purnama adalah spring tides.
Sesuai namanya, pasang surut purnama ini terjadi pada saat bulan memasuki fase bulan purnama dan bulan baru.
Peristiwa ini bisa terjadi ketika bumi, bulan, dan matahari berada dalam suatu garis lurus.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.