Iran Disebut Mampu Buat Bom Nuklir Hanya Dalam Waktu 12 Hari
saat ini Iran hanya membutuhkan waktu selama 12 hari untuk membuat bom nuklir.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Waktu JCPOA diberlakukan, Iran butuh paling cepat setahun untuk memproduksi bahan baku saja. Setelah itu, dibutuhkan beberapa bulan lagi untuk memproduksi bom nuklir.
Abshenas juga mengatakan, Iran tidak benar-benar mau membuat bom nuklir.
Kemampuan itu lebih dipakai untuk tawar-menawar dengan AS dan sejumlah negara lain.
Iran masih membutuhkan pencabutan aneka sanksi yang dijatuhkan AS dan sekutu serta mitranya sejak 1980.
AS, menurut Abshenas, tidak mau dan mungkin tidak mampu mencabut aneka sanksi pada Iran.
Pemerintahan Donald Trump membuat aneka aturan sanksi untuk Iran. Aturan-aturan itu sulit dicari celahnya oleh pemerintahan Joe Biden atau presiden AS setelah ini.
“Jadi, upaya untuk menghidupkan lagi JCPOA nyaris mustahil. Pencabutan aneka sanksi adalah syarat yang tidak bisa ditawarkan agar Iran setuju kembali ke JCPOA. AS dan sekutunya tidak bisa memberikan keinginan Iran,” kata dia
Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian mengatakan, Teheran tidak mau menerima kesepakatan sementara.
“Kami selalu siap berunding. Fokus kami, cabut semua sanksi dan kembali sepenuhnya ke JCPOA,” ujarnya sebagaimana dikutip media Iran, Tasnim dan Irna, pada Senin (14/8/2023).
Perundingan dengan AS, menurut Amirabdollahian, sudah berlangsung berbulan-bulan tanpa hasil.
“Kami tekankan, kami tidak mau menerima kesepakatan sementara atau tawaran yang lebih rendah dari yang kami sampaikan selama ini,” kata dia.
Perundingan soal JCPOA sudah dilakukan di beberapa negara selama lebih dari setahun. Putaran terakhir berlangsung di Oman. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/iran-jawara-riset-timteng-salip-jauh-israel_20180503_092650.jpg)